Meroket 4,12 Persen, IHSG Ditutup Perkasa di Level 6.254

Penutupan IHSG
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA – IHSG ditutup menguat 247 poin atau 4,12 persen di level 6.254, pada penutupan perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

img_title IHSG Dibuka Melemah pada Rabu Pagi, Tekanan Rupiah hingga Sentimen MSCI Jadi Perhatian Investor

Dikutip dari data RTI Business, IHSG dibuka pada level 6.118 dan terus bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan hari ini, dan sempat menyentuh puncak di level 6.345 jelang penutupan sesi I siang tadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Riwayat transaksi mencatat bahwa volume perdagangan hari ini mencapai sebanyak 54,61 miliar saham, dengan total perdagangan saham sebanyak 3.258.746 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 30,14 triliun.

img_title IHSG Sempat Anjlok saat Pembukaan, Berbalik Menguat ke 5.409 pada Perdagangan Selasa

IHSG

Photo :
  • Antara

Selain itu, sebanyak 603 emiten saham mengalami kenaikan, 125 anjlok, dan 90 lainnya stagnan. Tercatat, kapitalisasi pasar mencapai sebesar Rp 10.927 triliun.

img_title IHSG Dibuka Menguat Tipis ke 5.442, Investor Bersiap Hadapi Pekan Penuh Agenda Bank Sentral

Sebelumnya, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajnawi mengatakan, penguatan IHSG hari ini dipicu oleh membaiknya risk sentiment (sentimen risiko) investor, seiring dilakukannya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Sebelumnya, HSG ditutup menguat 302,08 poin atau 5,03 persen ke posisi 6.309, pada perdagangan sesi I di hari Senin, 15 Juni 2026.

"Risk sentimen-nya membaik karena dari sisi global geopolitik ada berita positif” kata Arjun, Senin, 15 Juni 2026.

Dia menjelaskan, semua bursa saham global mengalami penguatan signifikan, yang mana investor merespon positif kesepakatan damai antara AS dengan Iran. "Dari global ada sentimen positif melalui pengumuman gencatan dan pembukaan Selat Hormuz, pasar Asia semua rally,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arjun menjelaskan, investor mulai mengalokasikan dananya ke aset berisiko (risk asset)s eperti pasar saham, termasuk di emerging market seperti Indonesia.

“Alasannya pasar naik itu gara-gara ini (AS-Iran), jadi jelas investor masuk ke saham karena saham naik hari ini,” ujarnya.

IHSG. (foto ilustrasi)

IHSG Ditutup Menguat ke 5.282, Saham Astra dan BBCA Melonjak Hampir 8 Persen

IHSG ditutup naik 0,31 persen ke 5.282,31 pada sore hari ini, Rabu 28 Oktober 2026. Saham ASII dan BBCA sangat menguat, sementara ISAT dan BRPT melemah.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut