Bupati Gowa Pastikan Belum Ada Peserta Ijtima Dunia Positif Corona

VIVA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, memastikan hingga saat ini tidak ada peserta Ijtima Dunia Zona Asia 2020 di Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, yang positif corona atau Covid-19..

Perayaan 20 Tahun Kongres Uighur Sedunia

"Kami punya grup, yang di dalam grup juga itu ada Pak Gubernur bersama dengan Forkopimda Sulsel bersama dengan para bupati dan walikota yang terus melaporkan perkembangan selepas bubarnya Ijtima zona Asia ini, dan Alhamdulillah perkembangannya sampai dengan hari ini tidak ada yang positif corona," katanya, dikutip Senin 23 Maret 2020.

Sementara untuk peserta Ijtima Zona Asia, Bupati Adnan mengatakan sudah dipindahkan. Untuk peserta Warga Negara Asing (WNA) dipindahkan ke Hotel Grand Sayang milik Pemerintah Provinsi Sulsel sedangkan Warga Negara Indonesia (WNI) dipindahkan ke Asrama Haji Sudiang.

UI Raih Peringkat Pertama Kampus Terbaik Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2024

Walaupun demikian, ia mengungkapkan bahwa hingga saat masih ada sekitar 200 hingga 300 jamaah peserta Ijtima Zona Asia di Kecamatan Bontomarannu yang merupakan lokasi pertemuan ribuan ulama tersebut.

"Memang di lokasi yang sekarang masih ada sekitar 200 sampai dengan 300 orang karena kapasitas Asrama Haji Sudiang sudah tidak bisa memuat untuk seluruh warga Indonesia dikarantina di lokasi tersebut," ujarnya.

5 Alasan Mengapa Lee Min Ho Jadi Bintang Hallyu No.1 Selama Lebih dari 1 Dekade

Adnan menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama TNI dan Polres Gowa terus melakukan pemantauan terhadap ratusan jemaah peserta Ijtima Zona Asia di lokasi kegiatan hingga semuanya pulang ke kampung halaman masing-masing.

"Kita tetap melakukan pemantauan dan Insya Allah kalau misalnya semuanya telah selesai, 300 orang itu telah pulang ke kampung halamannya masing-masing, barulah Pemkab Gowa melalui Dinas Kesehatan akan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut termasuk masjid-masjid dan rumah-rumah yang berada di sekitar lokasi," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang peserta Ijtima Zona Asia 2020, Sukardi (65) asal Manokwari meninggal dunia di lokasi kegiatan Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu akibat serangan jantung.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya