DPR Akan Buat Payung Hukum Rapat Virtual

Wasekjen PPP Achmad Baidowi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Lilis Khalisotussurur.

VIVA – DPR RI berencana menggelar rapat paripurna siang ini, Kamis 2 April 2020. Rapat tersebut akan digelar sekitar pukul 14.00 WIB dengan agenda yang dibahas adalah disepakati atau tidaknya RUU carry over yakni RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan untuk dilanjutkan pembahasannya oleh DPR.

img_title Anggota DPR Minta Distribusi BBM di Bali Harus Terpenuhi Agar Tak Ganggu Sektor Pariwisata

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Baidowi mengatakan, Baleg DPR sudah memutuskan peraturan tentang pembentukan UU yang di dalamnya mengatur tentang mekanisme pembahasan RUU carry over. Yakni RUU yang dibahas pada periode lalu dan disepakati dilanjutkan pembahasannya oleh DPR periode sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Baleg DPR sudah memutuskan peraturan tentang pembentukan UU yang di dalamnya mengatur tentang mekanisme pembahasan RUU carry over. Yakni RUU yang dibahas pada periode lalu dan disepakati untuk dilanjutkan pembahasannya oleh DPR periode sekarang. Yang itu sudah diputuskan dalam Prolegnas prioritas yang dibahas secara tripartit (Baleg DPR, PPU DPD, menkumham). Aturan teknisnya diatur dalam peraturan DPR yang hari ini akan dibawa ke paripurna," kata Baidowi.

img_title Pasal Gibran Banget Bakal Dibahas di Rapat Evaluasi Komisi II, Ahmad Doli: Kalau Perlu Digelar RDP Khusus

Selain itu, kata Awiek sapaan akrab Baidowi, DPR RI segera mengesahkan aturan hukum terkait pelaksanaan rapat secara virtual. Sebab, hal itu dianggap penting supaya jalannya rapat yang dilakukan di tengah kondisi mendesak memiliki payung hukum yang jelas.

"Baleg akan mengesahkan peraturan tentang tatib (tata tertib) yang di dalamnya mengatur ketentuan mengenai kemungkinan rapat virtual dalam keadaan tertentu, yakni keadaan darurat, kegentingan yang memaksa, keadaan bahaya, keadaan bencana, dan lainnya," ujarnya.

img_title DPR Minta MUI Segera Terbitkan Fatwa Haram Vape: Ini Hajat Hidup Umat

Awiek juga mengatakan, saat ini tengah masuk dalam kondisi darurat, maka aturan tersebut perlu dibuat. Namun jika kondisi sudah normal, semua akan kembali menggunakan aturan awal.

"Seperti rapat-rapat yang dilaksanakan pada masa sidang ini, mayoritas dilakukan secara virtual sehingga membutuhkan aturan hukum. Jika kondisi sudah normal, maka kembali pada pengaturan awal. Peraturan tentang tatib tersebut akan disahkan dalam paripurna hari ini," ujarnya.

Kolesa Foto Politikus PDIP Komarudin Watubun dan Wapres Gibran

Bungkam soal Polemik Ijazah Gibran, Politikus PDIP Kritik Keras DPR: Bersumpah Itu Kepada Tuhan, Bukan Manusia!

Komarudin Watubun menilai sikap DPR RI bungkam soal polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tak hanya itu saja, ia juga melontarkan kritikan keras

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut