Pegawai Pemprov Aceh yang Mudik Bakal Disanksi hingga Pecat

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

VIVA – Pemerintah Aceh melarang seluruh pegawai yang berstatus PNS atau pun tenaga kontrak yang bekerja di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), untuk bepergian ke luar daerah, mudik ke kampung halaman dan mengambil cuti.

img_title Korupsi Baju Dinas Rp477 Juta, Sekwan DPR Papua Barat Daya Jadi Tersangka, Kini di Lapas

Hal itu dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona di Aceh. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 440/5954, yang diteken langsung Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Iskandar menyebutkan Surat Edaran Gubernur itu dikeluarkan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 46 Tahun 2020, dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

img_title Kemendagri Dorong Transformasi Penilaian Kinerja ASN dalam Kebijakan TPP

Apabila pegawai melanggar aturan tersebut, Pemerintah Aceh akan memberikan sanksi tegas, berupa penurunan pangkat bagi PNS dan diberhentikan bagi tenaga kontrak.

“PNS yang melanggar akan dijatuhi hukuman disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun. Sementara bagi tenaga kontrak akan diberhentikan,” kata Iskandar saat dikonfirmasi, Rabu, 22 April 2020.

img_title Mendikdasmen Beri Kabar Baik! Guru Non ASN Tak Akan di-PHK Meski Tidak Lulus Tes CPNS

Para Kepala SKPA dan atasan, juga diminta untuk memantau dan mengawasi pegawainya masing-masing. “Tidak ada dispensasi, bahkan jika ada atasan langsung yang tidak menjatuhkan sanksi disiplin ke pelanggaran tersebut, mereka juga akan dijatuhkan saksi disiplin sesuai ketentuan Pasal 21 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” kata Iskandar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai upaya pencegahan dampak virus corona, para pegawai diminta harus berpartisipasi mengajak masyarakat di lingkungan masing-masing untuk tidak bepergian ke luar daerah dan tidak mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

“Pegawai juga harus menyampaikan ke masyarakat di lingkungan untuk selalu menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah tanpa kecuali,” kata Iskandar.

(Ilustrasi) Anggota KKB Papua.

ASN di Papua Ditikam KKB dari Belakang, Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial MM menjadi korban penikaman di Kompleks Pasar Kago, Kampung Ulumuni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut