Heboh Lelang Keperawanan Rp2 Miliar, Sarah Keihl Minta Maaf

VIVA – Selebgram Sarah Keihl atau Sarah Salsabila meminta maaf kepada masyarakat atas video lelang keperawanan yang dia unggah semalam. Dia mengklaim bahwa video itu hanya bentuk sindiran terhadap masyarakat yang tidak peka pada situasi saat ini.

img_title Mobil China Ini Jalan Miring di Tol, Padahal Lagi Ngebut

"Semoga di bulan suci ramadan ini saya mendapatkan maaf dari teman2 semua, saya khilaf dan tdk tau akan seperti ini, ini menjadi efek jera untuk saya," demikian tulis Sarah di akun Instagramnya, pagi ini, Kamis 21 Mei 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak dari warganet yang menilai cara Sarah Keihl itu merupakan pansos alias panjat sosial atau mencari perhatian kepada orang banyak. Meskipun dalam unggahannya membantah anggapan pansos tersebut. 

img_title Geely EX2 Baru Dipakai 6 Hari, Mobil Listrik Ini Dikeluhkan Malah Tak Bisa Ngecas

"Aku tujuannya sarkasme/bercanda. tidak ada niat pansos, bisa diunfollow aja akunku, terima kasih," tulis dia. 

Merespons unggahan itu, ada warganet yang menilai bahwa cara seperti ini hanya siklus dari orang yang ingin viral. 

img_title Kucing Cimi yang Viral Hilang Dibawa Pedagang Mi Ayam Ditemukan

"Seperti biasa, viral, klarifikasi lalu minta maaf.. Lebih baik sblm nge post video itu, dipikirin mateng² mba, warga indo dah terlanjur benci sama mba," tulis akun @nurcahyanti.25. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"kebiasaan terus klo sudah terdesak matikan batasi komentar. pansos, viral, klasifikasi, mintamaaf, buat video tentang ke baikan basi lah padahal semuanya di buat dengan kesengajaan.!," tulis @saipularieff.

>

Tangkapan layar video rekaman CCTV terkait dugaan percobaan penculikan di Desa Sambirata, Kabupaten Banyumas

Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan soal Viral Video Penculikan Anak di Banyumas

Viral di media sosial (medsos) video rekaman CCTV dengan narasi dugaan percobaan penculikan anak di Desa Sambirata, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Polisi merespons

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut