Pemuda 21 Tahun Terafiliasi ISIS Dicokok Densus 88

Ilustrasi Densus 88 geledah rumah terduga teroris (foto ilustrasi)
Sumber :
  • Cahyo Edi/VIVAnews.

VIVAnews - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri kembali mencokok terduga teroris di Kalimantan Barat. Dia ditangkap polisi karena diduga relawan ISIS.

img_title Kopilot Flydubai Serang Pilot Tujuan Israel Pernah Dilarang Terbang karena Pandangan Ekstremis

"Densus 88 Anti Teror Polri dan Brimob Polda Kalimantan Barat berhasil mengamankan seorang pemuda terduga teroris berinisial AR (21)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, di Mabes Polri, Selasa 9 Juni 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan dilakukan pada Jumat, 5 Juni 2020. AR ditangkap di tempat kerjanya yang merupakan depot air galon isi ulang di wilayah Kabupaten Mempawah, Kalbar.

img_title 3 Terduga Teroris ditangkap di Sulteng, Ada yang Sudah 9 Tahun Tinggal Menyamar Jadi Petani

"AR selama ini disinyalir terafiliasi dalam jaringan ISIS dan mengenal organisasi tersebut dari media sosial yaitu Facebook," katanya.

Awi menambahkan AR belum terlihat melakukan aktivitas yang tergolong dalam aksi terorisme, tapi dia sudah terang-terangan mengaku sebagai relawan ISIS. Dari AR, polisi menyita berbagai macam barang bukti.

img_title Bom Mobil Meledak dan Tabrak Kantor Polisi di Pakistan saat Salat Jumat, 16 Orang Tewas

Beberapa barang bukti tersebut adalah telepon genggam, mobil, pisau sangkur, amunisi senjata laras panjang, satu bungkus black powder, satu bungkus belerang, satu boks peralatan listrik yang terdiri dari solder, batrai, kabel, topi lambang ISIS, jaket loreng, lembaran berisi jihad, Kartu Tanda Penduduk, pasport dan buku tabungan.

"Awalnya aktivitasnya yang bersangkutan belum tampak, namun akhirnya AR berani tampil sebagai relawan ISIS yang diunggahnya di akun Facebook miliknya," kata Awi lagi.

Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut