Temui Menhan Amerika, Prabowo Bahas Kerjasama Pertahanan

Menhan Prabowo Subianto
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA - Juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa Menhan Prabowo Subianto telah bertolak ke Amerika Serikat. Dia ke AS memenuhi undangan Menteri Pertahanan Mark Esper.

img_title Prabowo: Kalau Kita Tak Belajar Sejarah, Kita Akan Ulangi Kesalahan Pemimpin Terdahulu

“Pak Prabowo mulai dari tanggal 15 sampai dengan tanggal 19 beraktivitas di Amerika Serikat,” kata Dahnil kepada wartawan, Kamis 15 Oktober 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Prabowo Jawab Alasan Tak Lagi Lantang: Saya Kerja Sama dengan Jokowi

img_title Teddy Indra Wijaya Pimpin Daftar Pejabat Berkinerja Terbaik, Amran Sulaiman Menyusul

Menurut Dahnil, kunjungan Prabowo ke Amerika untuk membahas kerjasama pertahanan kedua negara. Dan melanjutkan berbagai kerjasama yang selama ini telah berjalan.

“Bertemu dengan banyak pihak, terutama terkait dengan pertahanan di Amerika Serikat,” katanya.

img_title Tindak Lanjut Arahan Prabowo, Danantara Genjot Penyederhanaan Anak Usaha BUMN

Dahnil tak mempermasalahkan langkah Amnesty International dan sejumlah lembaga penggiat HAN menyurati Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo agar mencabut visa kunjungan Prabowo ke Negeri Paman Sam itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait dengan adanya pihak-pihak yang menolak, mengkritisi, saya pikir silakan saja. Pak Prabowo sudah mengalami penolakan dan tuduhan macam-macam selama beliau bertugas sebagai abdi negara, juga bertugas sebagai politisi,” ujarnya.

Dahnil menambahkan Prabowo menghormati penolakan maupun kritik terhadap dirinya. Ia memastikan kunjungan Prabowo ke Amerika sebagai agenda memenuhi undangan Menteri Pertahanan AS. (ren)

Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo di Rapimnas Kadin 2026

Bank hingga Shopee Wajib Pungut Pajak Digital Mulai 9 November, Hashim Sebut Upaya Prabowo Kejar Penerimaan Negara

Hashim Djojohadikusumo beberkan pemerintah akan menerapkan pajak digital mulai 9 November 2026. Bank, fintech, hingga Shopee dan Lazada disiapkan untuk ikut memungut.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut