Ada yang Janggal di Video Syaiful Basri, Apa Itu?

Terduga teroris Syaiful Basri
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Terduga teroris Syaiful Basri alias SB (41), mantan anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) menyerahkan diri ke Mapolsek Pasar Minggu pada Kamis, 15 April 2021 sekira jam 06.00 WIB. Setelah itu, Syaiful membuat pengakuan yang direkam video lalu disebarluaskan melalui jejaring WhatsApp.

img_title Kopilot Flydubai Serang Pilot Tujuan Israel Pernah Dilarang Terbang karena Pandangan Ekstremis

Begitu Syaiful menyampaikan keterangan melalui video, matanya tampak membaca sebuah tulisan. Sebab, sesekali mata Syaiful fokus ke arah depan dan kalimat yang diucapkannya pun seperti mengeja yang terbata-bata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hal ini belum bisa dipastikan apakah Syaiful baca atau tidak.

img_title 3 Terduga Teroris ditangkap di Sulteng, Ada yang Sudah 9 Tahun Tinggal Menyamar Jadi Petani

Dalam pernyataannya, Syaiful mengaku sebagai mantan anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) pada tahun 1998. Selain it, ia mengetahui rencana pembuatan bom yang dilakukan Husein Hasni dan Zulaimi Agus.

“Saya mengetahui dan ikut serta dalam percobaan bahan peledak serta pembuatan sumbu yang dilakukan Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik,” kata Syaiful melalui video yang beredar pada Jumat malam, 16 April 2021.

img_title Bom Mobil Meledak dan Tabrak Kantor Polisi di Pakistan saat Salat Jumat, 16 Orang Tewas

Selain itu, Syaiful juga ikut acara sumpah ikrar setia kepada para ulama dan tidak berkhianat kepada kelompok Habib Husein Hasni yang dilakukan di salah satu Musola dekat UIN Tangerang Selatan, Banten.

“Saya ikut dan menghadiri persidangan Habib Rizieq sebanyak tiga kali dengan tujuan memberikan dukungan kepada Habib Rizieq,” ujarnya.

Kemudian, Syaiful membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa arang bersama Naufal atas perintah Bambang Setiono. Adapun, tujuan pembuatan bahan peledak sasarannya pom bensin Pertamina milik Cina pipa gas di Jalan Raya Bogor.

“Ini sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi sebagai wujud proses ditangkapnya Habib Rizieq,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, ia ikut kegiatan survei di lokasi sasaran peledakan yaitu pipa gas daerah Jalan Raya Bogorbersama Bambang dan Naufal. 

“Saya ikut dalam acara pengisian ilmu kebal tujuannua agar tidak terluka pada saat ikut aksi demonstrasi,” tandasnya.

Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut