Warga Jayapura Temukan Mayat Bayi di Bak Sampah

Mayat bayi saat dievakuasi polisi.
Sumber :
  • VIVA/ Aman Hasibuan.

VIVA - Warga gelanggang Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan di bak sampah Jalan Gelanggang 1 Expo Waena. Polisi turun tangan untuk menyelidiki penemuan mayat bayi tersebut.

Kapolsek Heram Iptu Alfrits Nadek mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait temuan bayi tersebut. Bayi malang itu ditemukan warga sekitar pukul 17.37 WIT, Rabu, 28 April 2021.

“Jasad bayi perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh Yusak Miage (50) ketika sedang mencari makanan ternak,” kata Kapolsek Heram Iptu Alfrits Nadek.

Ia mengatakan jasad bayi tersebut sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum. Kasus ini dalam penyelidikan unit reskrim polsek heram guna mencari tahu orang tua yang tega membuang bayi tersebut.

"Tiga orang saksi telah dimintai keterangan termaksud Yusak Miage yang menemukan awal jasad bayi itu," kata Alfrits.

Baca juga: Ibu Kandung Sayat-sayat Bayi yang Baru Dilahirkan Pakai Kaca

Ia pun menjelaskan dari keterangan saksi bahwa saat itu sedang mencari sisa-sisa makanan yang dibuang di tempat sampah untuk makanan ternak.

"Saat saksi naik ke bak sampah sambil buka kantong dan karton yang ada di tempat sampah lalu datang seorang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor lalu buang karton bekas qualala," katanya.

Stafsus Menkeu: Bea Cukai Bukan Keranjang Sampah

Alfrits mengatakan saksi pada saat itu dengan seketika saksi langsung membuka karton yang dibuang oleh seorang laki-laki dan menemukan sesosok mayat bayi perempuan yang ditaruh dalam plastik, dan ditutupi kain bermotif kotak-kotak, namun laki-laki yang membuang karton tersebut sudah tidak ada di tempat.

Kemudian, ia memberitahu rekan-rekan yang ada di sekitar serta menurunkan mayat bayi tersebut dari bak sampah selanjutnya menghubungi Polsek Heram.

Kasus Temuan Mayat Bayi Tanah Abang, Polisi Tangkap Orang Tua
Sampah plastik.

Kemasan Guna Ulang Dinilai Perlu Digalakkan untuk Kurangi Timbunan Sampah Plastik

Data National Plastic Action Partnership, menyatakan, volume sampah plastik tumbuh sebesar 5 persen setiap tahunnya. KLHK menegaskan mengurangi sampah hingga 30 persen.

img_title
VIVA.co.id
5 Mei 2024