Kelompok MIT Poso Diduga Bunuh Dua Petani

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Didik Supranoto
Sumber :
  • Antara

VIVA – Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso diduga melakukan pembunuhan terhadap dua warga Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

img_title KRI Sriwijaya-100 Resmi Siap Jalankan Tugas Negara, KSAL: Kita Tunggu Perintah

Informasi yang diterima dua warga tersebut yakni Papa Dewi dan Nenek Ubad yang bekerja sebagai petani di desa itu  ditemukan tewas Senin, 10 Mei pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Dua korban ditemukan dengan kondisi luka di bagian leher.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Diperkirakan pelakunya adalah kelompok MIT karena saksi mengatakan pada saat datang ada yang dikenal, salah satunya DPO MIT yaitu Qatar,” jelas Didik, Selasa.

img_title Kamar Mewah Bak Apartemen Ditemukan Ombudsman di Lapas Cibinong, Yusril Persilakan Media Cek Langsung

Saat ini Tim Satgas Madago Raya, TNI dan Polri masih melakukan penyisiran terhadap pelaku. Sementara warga lainnya yang berada di Desa Kalimago dalam keadaan tenang mengingat lokasi kejadian dengan pemukiman terbilang jauh.

“Kejadian itu ada di perkebunan,” sebut Didik.

img_title Bejat! Kakek 61 Tahun Jadi Tersangka Buntut Perkosa Cucu Sendiri yang Masih 11 Tahun

Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan kehilangan jejak dengan kelompok DPO MIT Poso, yang dipimpin oleh Ali Kalora tersebut.

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan, saat ini Satgas TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Madago Raya tahap dua, masih melakukan pengejaran terhadap para terduga DPO ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang kita lakukan selama ini baik human intelejen, dan ITE agak kita terputus, tapi bukan berarti kita tidak melakukan upaya pengejaran," jelas Kapolda pada Jumat, 30 April. (Ant)

Baca juga: Jenderal Sigit Perpanjang Operasi Buru Anak Buah Ali Kalora

Pengenalan teknologi Smart Solar Biomass Dryer kepada petani di Papua Barat.

Dikenalkan Teknologi Smart Solar Biomass Drye, Petani Pala di Papua Barat Kini Tak Bergantung Lagi pada Matahari

Inovasi Smart Solar Biomass Dryer mulai dikenalkan kepada petani pala Papua Barat. Teknologi tanpa listrik dan BBM ini memangkas waktu pengeringan menjadi dua hari.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut