TNI Temukan Senjata Api Diduga Milik Kelompok Separatis Sabinus Waker

Berbagai senjata api dan amunisinya yang disita oleh aparat TNI Batalion Infantri Para Raiders 501/BY dalam patroli mereka, di Kampung Bugapa, Intan Jaya, Papua, Senin, 6 September 2021.
Sumber :
  • ANTARA

VIVA – Pasukan TNI Batalion Infantri Para Raiders 501/BY menyita satu pistol dan senjata laras panjang rakitan beserta amunisinya di Kampung Bugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

img_title Kantor Bupati Intan Jaya Dibobol 4 Kali dalam Setahun, Polisi Ungkap Kendala Mengejutkan

Komandan Batalion Infantri 501/BY Letnan Kolonel Infantri Arfa Yudha, yang dihubungi dari Jayapura, Senin, 6 September 2021, mengakui temuan-temuan itu didapat di salah satu honai di Kampung Bugapa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang benar saat anggota patroli di sekitar kawasan itu yang dipimpin Letnan Satu Infantri Yulian Nugroho," kata Yudha seraya menambahkan, hal itu bermula saat anggota-anggotanya yang berpatroli curiga ada warga setempat yang melarikan diri.

img_title Kasus Tewasnya Prajurit Kopassus di Gudang Senjata, Satu Prajurit Jadi Tersangka

Kemudian mereka memeriksa di dalam honai dan menemukan senjata-senjata api beserta amunisinya itu dan kemudian membawa semua itu ke pos. Diduga semua senjata api dan amunisi itu milik kelompok separatis dan teroris Sabinus Waker walau dalam patroli itu tidak ada anggota kelompok separatis dan teroris yang ditangkap.

Pada pertengahan Agustus lalu Batalion Infantri Para Raiders 501/BY menangkap dua anggota kelompok separatis teroris itu, Boy Tipagau dan Jerianus Sani, di Kampung Galunggama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

img_title Sekolah Rakyat Perlu Sentuh Daerah 3 T, Kemensos Dukung Usulan Intan Jaya yang Sudah Siapkan Lahan 7 Hektare

Keduanya diduga pelaku pembakaran pesawat terbang MAF di kampung Pagamba, Distrik Biandoga, pada 6 Januari lalu dan kasusnya kini ditangani Polres Nabire. (ant)

Ilustrasi Bendera Iran

Iran Tetapkan AU dan AL Inggris Organisasi Teroris

Iran menuduh Inggris berpartisipasi dalam serangan AS-Israel melawan Iran dengan memberikan akses ke pangkalan serta fasilitas militer dan logistik di bawah Inggris

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut