Kenang Munir, 7 September Diusulkan Jadi Hari Pembela HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Zulfikar

VIVA – Komisioner Komnas HAM bidang mediasi Hairansyah mengusulkan hari kematian aktivis HAM, Munir pada 7 September menjadi Hari Pembela HAM Nasional. Dia mengusulkan tersebut karena dilatari oleh kesadaran akan dua hal.

img_title Komnas HAM Minta Pemulihan Psikologi Buat Santriwati Ponpes di Sukoharjo yang Diduga Trauma Akibat Penggerebekan Polri

Hairansyah menjelaskan, hal itu supaya mengingatkan masyarakat Indonesia akan pentingnya keberadaan para pembela HAM. Selain itu, juga untuk mengingatkan pemerintahan untuk memberikan perlindungan terhadap para pelaku atau aktivis HAM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, meninggalnya Munir 17 tahun silam dalam perjalanannya menuju Belanda mengkonfirmasi anggapan sebagian orang yang menyebut pekerjaan para pegiat HAM di Tanah Air sangatlah berisiko. Karena itu, tekan dia, dibutuhkan komitmen pemerintah untuk melindungi para aktivis HAM.

img_title Komnas HAM Minta Propam dan Kompolnas Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo

"Karena itu kami inginkan agar 7 September menjadi satu hari pembela HAM Nasional. Meski secara internasional hari HAM itu jatuh pada 9 Desember. Tapi kami menginginkan bahwa 7 September menjadi Hari Pembela HAM Nasional," kata Hairansyah dalam tayangan video yang diunggah di YouTube Komnas HAM, Jakarta, Selasa, 7 September 2021. 

Lebih jauh ia menuturkan, bahwa usulan itu semata-mata untuk mengingatkan pada masyarakat Indonesia tentang dua hal. Pertama, tentang betapa pentingnya peran pembela HAM itu sendiri dalam proses pemajuan, perlindungan dan pemberlakuan HAM dan demokrasi. 

img_title Respons Usul KPK, Sahroni: Rampas Aset Tak Terdata di LHKPN Langgar HAM

Kedua, betapa banyak tantangan dan hambatan yang akan dihadapi oleh para pembela HAM. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk itu negara wajib mengambil langkah-langkah yang progresif, strategis, komprehensif untuk memastikan perlindungan terhadap para Pembela HAM itu," imbuhnya. 

Baca juga: 17 Tahun Kematian Munir, KASUM Desak Jokowi Jangan Diam

Anggota Ombudsman RI Syafrida Rasahan

Insiden Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Ombudsman Peringatkan Polri Agar Gunakan Kewenangan dengan Hormati HAM

Ombudsman menghormati langkah kepolisian mengusut tuntas pembakaran warung tersebut. Menindak pelaku kekerasan merupakan bagian dari tugas memberi rasa aman kepada warga.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut