Dewan HAM PBB: AI Ancaman Umat Manusia

Kecerdasan buatan (AI).
Sumber :
  • Pixabay

VIVA - Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia sehingga perlu segera ditangani, kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa, 8 September 2026.

img_title PBB Soroti Risiko Indonesia Gabung Board of Peace, Francesca Albanese Minta Prabowo Pertimbangkan Ulang

"Saya sependapat dengan kekhawatiran para pelaku industri bahwa AI canggih dapat menimbulkan risiko eksistensial bagi umat manusia ... Saya menyerukan upaya habis-habisan untuk memastikan jaminan kuat atas keselamatan dan keamanan AI sebelum terlambat," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turk menyampaikan pernyataan tersebut dalam sesi ke-63 Dewan HAM PBB. Ia menambahkan akan mengirim surat terkait hal tersebut kepada seluruh perusahaan pengembang AI terkemuka dalam beberapa hari mendatang.

img_title Trump Larang Penggunaan Istilah AI, Diganti Jadi Super Intelligence

Pada saat yang sama, Turk juga menyoroti bahwa hanya segelintir orang yang memiliki "kekuasaan hampir tidak terbatas atas AI".

"Setidaknya, kita membutuhkan negara-negara tempat AI dikembangkan dan negara-negara yang terlibat dalam rantai pasoknya untuk bersama-sama menyepakati batas-batas yang tidak boleh dilanggar," jelas Turk.

img_title Microsoft Tawarkan Program Pengunduran Diri Sukarela ke 60.000 Karyawan, Gara-gara Mau Diganti AI?

Pada Desember 2025, Kepala Ekonom Biro Regional Asia-Pasifik Program Pembangunan PBB (UNDP) Philip Schellekens memperingatkan bahwa penggunaan AI untuk kepentingan militer dapat menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia dan menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Schellekens menekankan perlunya regulasi yang sangat bertanggung jawab untuk mengendalikan penggunaan AI di bidang militer.

Pada Januari 2025, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyebut AI yang tidak terkendali akan menjadi ancaman eksistensial, bersama dengan perubahan iklim dan senjata nuklir.

Ilustrasi Mahasiswa Belajar Teknologi AI

Buka Akses Teknologi, Puluhan Ribu Mahasiswa Lintas Jurusan Dibekali Ilmu Kuasai AI

Akselerasi pemanfaatan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) di era digital saat ini menuntut kesiapan talenta muda yang menjadi garda terdepan.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut