Sibuk Berdagang, Eks Penyelidik Harun Al Rasyid Kangen OTT KPK

Mantan Penyidik yang juga Raja OTT KPK, Harun Al Rasyid
Mantan Penyidik yang juga Raja OTT KPK, Harun Al Rasyid
Sumber :
  • VIVA/Muhammad AR

VIVA – Mantan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Harun Al Rasyid mengaku masih kangen dengan kegiatan tangkap tangan atau OTT para koruptor yang dulunya sering dia lakukan semasa masih aktif di KPK.

Harun termasuk ke dalam 56 pegawai KPK yang dianggap tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan dipecat dari KPK per 30 September 2021 lalu. Selama ini Harun dijuluki 'Raja OTT' karena sering menangkap tangan para koruptor.

"Ya, sudah barang barang tentu ya, karena itu sudah bertahun-tahun ya, kegiatan itu kita lakukan,” kata Harun ditemui di kediamannya di Yayasan Kiromim Baroroh Maiyyatullah Sosial dan Pendidikan di Perumahan Bukit Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Rabu, 13 Oktober 2021.

Selama menjadi penyelidik KPK sejak 2005 silam, Cak Harun, begitu disapa, mengaku sudah banyak turun langsung melakukan aktivitas OTT. Mulai memantau target hingga melakukan penangkapan. 

"Memantau orang, kemudian mengikuti pergerakan orang. Melakukan penangkapan itu kan sudah hampir ya, hampir seperti sepertiga perjalanan hidup saya. Karena sudah 16 tahun. Tentu ada rasa keinginan, ingin kelakukan itu ada," ujar pria asal Madura ini

Cak Harun berharap bisa kembali melakukan OTT ketika sudah menerima pertimbangan tawaran dari Kapolri bergabung menjadi ASN Polri.

"Itu yang kami harapkan ketika kami bergabung di Kepolisan Negara Republik Indonesia, kami bisa melakukan itu lagi. Itu harapan kami terbesar," ungkapnya.