Ahmad Sahroni: KPK-Polri Bersinergi, Tak Ada Cerita Saingan

Novel Baswedan Cs saat dilantik jadi ASN Polri
Novel Baswedan Cs saat dilantik jadi ASN Polri
Sumber :
  • VIVA / Foe Peace

VIVA – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai, kehadiran 44 mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK sebagai ASN Polri, semakin memperkuat upaya pemberantasan korupsi. Tapi ia tidak ingin kedua lembaga penegak hukum itu saling bersaing. 

Sahroni mengingatkan bahwa KPK dan Polri harus bisa bersinergi dalam memberantas korupsi. KPK dan Polri tidak seharusnya saling membandingkan atau bersaing satu sama lain.
 
"Saya yakin kehadiran para mantan penyidik KPK akan sangat membantu memperkuat Polri dalam memberantas korupsi. Karenanya dalam hal ini, KPK dan Polri harus terus sinergi. Tidak ada cerita saing-saingan, karena DPR dan publik juga tidak mau membanding-bandingkan siapa yang lebih hebat. Masyarakat mau melihat hasil keseluruhannya, hasil nyatanya, yaitu Indonesia bebas korupsi," kata Sahroni kepada wartawan, Senin 13 Desember 2021.

Selanjutnya, Sahroni menyebut bahwa sebagai lembaga penegak hukum, tentu KPK dan kepolisian sama-sama memiliki sumber daya manusia yang baik. Keduanya harus mampu bekerjasama untuk memberantas korupsi sampai ke akarnya. 

"Polri dan KPK sama-sama punya SDM yang hebat. Nah karenanya saya minta kepada pimpinan dua lembaga ini untuk berkoordinasi secara detail, mengenai porsi dalam pemberantasan korupsi. Jangan sampai 'overkill', namun harus berkolaborasi," ujarnya. 

Kesampingkan Isu Masa Lalu

Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni

Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni

Photo :
  • Istimewa

Terakhir, politisi Partai Nasdem itu juga meminta agar para ASN di Polri saat ini fokus dalam bekerja memberantas korupsi, dan mengesampingkan isu yang ada di masa lalu. Diharapkan eks pegawai KPK yang saat ini ada di Polri dapat menekan angka korupsi.