Joki Vaksin di Pinrang Sulsel Jadi Tersangka

Abdul Rahim (49), pelaku joki vaksin di Pinrang, Sulawesi Selatan
Sumber :
  • tvonenews.com

VIVA – Penyidik kepolisian Polres Pinrang, Sulawesi Selatan secara resmi menetapkan Abdul Rahim (49) sebagai tersangka dalam kasus joki vaksin, yang baru-baru ini menghebohkan dunia kesehatan Indonesia. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah polisi memeriksa 17 saksi yang merupakan pengguna jasa tersangka dan vaksinator yang menyuntikkan vaksin ke tubuh tersangka tersebut.

img_title Tragis! Polisi Kehutanan di Toraja Utara Tewas Tertimpa Pohon Usai Padamkan Karhutla

"Kami menaikkan status Abdul Rahim ke tersangka pasca memeriksa sejumlah saksi termasuk vaksinator dan melakukan gelar perkara," ujar AKP Deki Marizaldi dikutip dari tvOnenews.com, Kamis, 30 Desember 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Abdul Rahim telah mengakui perbuatannya mewakili warga menerima vaksin dengan cara menawarkan jasanya ke warga .Tersangka disangkakan melanggar pasal 14 UU No 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular junto Perpres No 14 Tahun 2021 Pasal 13 B," kata Kasat Reskrim.

img_title Gugatan Warga Korban Karhutla Ditolak MK, Ini Alasan Hakim

Seperti diketahui, Abdul Rahim adalah joki vaksin Covid-19 yang ke dalam tubuhnya telah disuntikkan dosis vaksin sebanyak 17 kali. Sampel darah Abdul Rahim sendiri telah diambil oleh dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang untuk diteliti sejauh mana dampak vaksin Covid-19 yang masuk ke dalam tubuhnya.

"Namun demikian untuk tersangka polisi tidak melakukan penahanan karena ancaman hukumannya sendiri di bawah 5 tahun," kata AKP Deki.

img_title Rahmat Nasution Hamka: SPI Siap Jadi 'Mata dan Telinga' Kapolri

Ilustrasi pedagang di Ibu Kota Jakarta.

Sentra Layanan Mikro di Jakarta Bakal Diperluas, Pedagang Kecil Jadi Sasaran Utama

Kehadiran sentra layanan mikro di tengah permukiman dan pusat aktivitas warga menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan di Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut