Dua Petugas Medis di Bandara Soetta Terpapar Omicron

Ilustrasi suasana di Bandara Soetta.
Sumber :
  • VIVA/Sherly

VIVA – Kasus Covid-19 varian Omicron ditemukan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Dimana, berawal dari dua orang petugas medis yang terpapar virus varian baru tersebut.

img_title Dari Stroke hingga Tumor, Ini Keunggulan Skrining MRI 3T dalam Pemeriksaan Medis

Mereka diketahui bekerja sebagai administrasi Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Area Covid-19 Testing Center Terminal 3, Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komandan Satuan Tugas (Satgas) Udara Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta, Kolonel Sus Agus Listiyono mengatakan, kedua petugas tersebut berasal dari i-Lab dan Farmalab.

img_title Tidak Hanya untuk Nyeri, Ini Berbagai Keluhan yang Dapat Ditangani dengan Akupunktur Medik di Usia Lanjut

"Mereka bagian admin, kontak sama penumpang. Sementara yang kita pantau selama ini, iLab ada satu orang dan Farmalab ada satu orang," katanya, Senin, 3 Januari 2022.

Awalnya, mereka mengalami gejala Covid-19 dan saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, keduanya pun positif Covid-19 varian Omicron.

img_title 12 Fakta Medis Kelam yang Dialami Perempuan Era 50-70an, Gen Z Pasti Kaget!

Mendapati hal itu, petugas juga melakukan tracing ditempat tinggal mereka, yakni indekos Ruko Imperial, Kalideres, Jakarta Barat. Dan hasilnya, 14 orang lainnya dikabarkan terpapar Covid-19 dengan varian yang sama.

"Perkembangannya, karena yang awal terpapar itu tinggal bersama-sama dengan beberapa orang, maka langsung terpapar. Ditambah, informasinya omicron kan cepat merebak. Kebetulan satu kena, satu mess ya bisa kena semuanya," ujarnya.

Alhasil, sebagai tindak lanjut, seluruh penghuni indekos yang bertugas di Bandara Seotta itu telah dipindahkan ke Wisma Atlet Kemayoran untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dalam sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah mengajukan agar seluruh petugas yang kontak langsung dengan penumpang asal luar negeri, bisa dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Antisipasinya kami sudah mengajukan untuk APD. Yang kedua kita benar-benar untuk menjaga jarak jangan sampai bersentuhan, apalagi kita sudah by system semua. Jadi kita tidak perlu untuk flow itu bersinggungan dengan penumpang," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Luhut: Omicron Sudah Menyebar ke Mana-Mana

Ilustrasi rumah sakit.

Tak Harus Selalu ke Luar Negeri, Layanan Medis di Indonesia saat ini Terus Berkembang

Layanan kesehatan Indonesia terus berkembang melalui penguatan fasilitas, teknologi medis, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut