Pungut Uang Parkir ke Siswa, Kepala Sekolah di Mataram Didemo

Tangkapan layar (screenshot) video yang memperlihatkan siswa SMA Negeri 8 Mataram, Nusa Tenggara Barat, dipungut uang parkir di sekolah itu.
Tangkapan layar (screenshot) video yang memperlihatkan siswa SMA Negeri 8 Mataram, Nusa Tenggara Barat, dipungut uang parkir di sekolah itu.
Sumber :
  • IST

VIVA – SMAN 8 Mataram, Nusa Tenggara Barat, diduga melakukan pungutan liar terhadap para siswa berupa membebankan tarif parkir masuk sekolah berjumlah Rp2 ribu hingga Rp5 ribu.

Berdasarkan video yang beredar, tampak seorang petugas menunggu siswa-siswa yang datang sekolah dengan kotak tempat menaruh uang parkir di depan. Para siswa langsung dipantau untuk membayar tarif parkir saat mereka tiba di sekolah. Satu per satu siswa yang masuk kemudian membayar.

Penarikan tarif parkir itu, kabarnya, mulai berlaku sejak 4 Januari 2022. Sejak Selasa siang, 18 Januari 2022, para siswa berunjuk rasa di sekolah menuntut kepala sekolah mundur. Mereka siswa membentangkan spanduk sembari berseru meminta kepala sekolah untuk mundur dari jabatannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat, Aidy Furqan, mengaku telah mendatangi sekolah itu dan memeriksa sang kepala sekolah. Dia juga meminta sekolah mengembalikan uang siswa dan mewanti-wanti agar tidak ada lagi kebijakan serupa.

Ilustrasi pelajar atau mahasiswa

Ilustrasi pelajar atau mahasiswa

Photo :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

Mengenai tuntutan para siswa agar kepala sekolah dicopot, Aidy mengatakan akan melakukan sesuatu prosedur yang berlaku, tanpa menjelaskan secara terperinci.

Berdalih uang infak