Bareskrim: Kerugian Korban Penipuan Investasi Alkes Rp503 Miliar

Gedung Bareskrim Mabes Polri. (Foto ilustrasi).
Gedung Bareskrim Mabes Polri. (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah.

VIVA – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri telah menghitung total kerugian sementara dari kasus dugaan penipuan investasi terkait program suntik modal (sunmod) alat kesehatan (alkes) senilai Rp503.157.923.309.

“Total kerugian yang kami himpun dari beberapa korban sejumlah Rp503 miliar. Ini yang kami himpun, kami datakan berdasarkan informasi dan berita acara dari korban,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim, Brigjen Whisnu Hermawan di Gedung Bareskrim, Rabu, 19 Januari 2022.

Menurut dia, pihaknya telah menerima laporan dari 263 orang yang menjadi korban dugaan penipuan suntikan modal alat kesehatan tersebut. Kemudian, ada beberapa orang korban yang sudah diambil berita acara pemeriksaan (BAP). “20 orang sudah di BAP,” ujarnya.

Ilustrasi tersangka kasus kejahatan diborgol

Ilustrasi tersangka kasus kejahatan diborgol

Photo :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Dalam kasus ini, Whisnu mengatakan ada empat orang ditetapkan sebagai tersangka yakni VAK (21), BS (32), DR (27) dan DA (26). Menurut dia, para tersangka ini melakukan kegiatan secara berkelompok.

“Tentunya, kami masih mengembangkan terkait pelaku tindak pidana pencucian uangnya (TPPU),” ujarnya.

Modusnya, kata Whisnu, para tersangka menjanjikan keuntungan yang besar mulai 10 persen sampai 30 persen per minggu atau per bulan. Kemudian, para pelaku meyakinkan korban dengan menang tender dan memiliki surat perintah kerja (SPK) dari kementerian.