COVID-19 Kota Malang Tertinggi di Jatim, Klaster Sekolah Sebabnya

 Wali Kota Malang, Sutiaji
Wali Kota Malang, Sutiaji
Sumber :
  • VIVA / Lucky (Malang)

VIVA – Kasus aktif COVID-19 di Kota Malang tertinggi di Jawa Timur. Data terbaru dari infocovid-19.jatimprov.go.id kasus aktif Kota Malang berjumlah 82 orang. Ada tambahan 9 pasien positif COVID-19 per Sabtu, 22 Januari 2022.

Tingginya angka COVID-19 di Kota Malang disebabkan klaster sekolah. Seperti diketahui 37 siswa dan guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang dan seorang siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang terkonfirmasi positif COVID-19. Kedua sekolah ini berada dalam satu komplek di Jalan Bandung, Kota Malang.

"Jadi kasusnya yang banyak terkumpul itu kan di satu sekolah di Jalan Bandung itu. Jadi awalnya klaster keluarga di PCR seluruhnya positif COVID-19," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Sabtu, 22 Januari 2022.

Baca juga: Usai Heboh Nopol Sama, Mobil Arteria Dahlan Juga Tunggak Pajak

Sutiaji mengatakan, setelah mendapati temuan itu Dinas Kesehatan Kota Malang melakukan swab antigen massal kepada sekira 500 warga sekolah terdiri dari siswa, guru dan tenaga pendidik lainnya. 

Hasilnya swab massal tersebut diketahui 37 siswa dan guru dinyatakan positif sesuai swab antigen. Angka ini menjadi penyumbang terbanyak kasus COVID-19 di daerah ini.

"Jumlah dari 500 sekian anak itu yang positif COVID-19 ada 37. Setelah itu dilakukan isolasi tidak ada gejala sama sekali. Di bawah pantauan puskesmas Arjuno. Tentu kita lakukan pemantauan terus. Anak-anak ini karena waktu itu lebih banyak di Ma'had (pondok) maka kita lakukan isolasi mandiri di MAN 2 itu," ujar Sutiaji.