Dijanjikan ke Jepang, Calon Pekerja Migran di Bali Rugi Puluhan Juta

Calon para pekerja migran yang ditipu agen penyalur di Bali.
Calon para pekerja migran yang ditipu agen penyalur di Bali.
Sumber :
  • Putri Muliantari/VIVA.

VIVA – Sejumlah calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Bali merasa ditipu oleh sebuah perusahaan penyalur tenaga kerja bernama PT Mutiara Abadi Gusmawan atau Mag Diamond. Salah satunya Dina Ayu (27). 

Mewakili rekan-rekannya, dia pun berbicara di hadapan media pada Jumat Kemarin, 20 Mei 2022. Da mengaku  awalnya tak ada kecurigaan pada perusahaan tersebut. Korban dan beberapa orang yang tergabung dalam 1 kelompok pertama kali mendaftar pada tahun 2020 silam.

Mereka saat itu ditawarkan untuk bekerja ke hotel, pertanian dan perkebunan di Jepang dengan syarat membayar penuh Rp25 juta.

"Kenapa kami tertarik, karena perusahaan ini menjanjikan banyak sekali seperti gaji yang besar. Kedua, hotel-hotel penempatannya adalah hotel yang menarik. Lalu dengan pemberian akomodasi penuh tanpa ada potongan biaya untuk pajak," tutur Dina dikutip, Sabtu, 21 Mei 2022.

Saat itu mereka hanya diberi waktu 7 hari untuk membayar lunas, apabila tidak sanggup maka akan digantikan posisinya, sehingga mereka cepat mengambil keputusan.
Selanjutnya para calon tenaga kerja ini diminta mengikuti les Bahasa Jepang dan pelatihan kemampuan beberapa bulan, bukan perkara serius bagi mereka.

Namun, karena terjebak dalam situasi pandemi, perusahaan penyalur menunda keberangkatan menjadi lebih lama. Janji bulan-bulan keberangkatan yang disebutkan PT Mutiara Abadi Gusmawan tak kunjung sampai ke peserta.

Karena mulai curiga, para calon tenaga kerja ini memeriksa hingga meminta bantuan kepada LBH Bali. Terkuak fakta bahwa izin dari perusahaan tersebut tak lengkap.