Polri Tegaskan Siap Dikritik Bahkan Dikoreksi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Sumber :
  • dok Polri

VIVA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selalu mengajak masyarakat untuk memberikan kritik, saran dan masukan demi perbaikan institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ke depan. Tentu, hal ini untuk mewujudkan Polri Presisi yakni prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.

img_title Fakta Mengejutkan Kasus TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Korban Ada Eks Anggota TNI-Polri

“Kita bebas menerima saran, masukan, kritik, koreksi sekali pun dalam rangka satu frame perbaikan Polri ke depan,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo pada Sabtu, 11 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dedi, Kapolri selalu membuka ruang diskusi, demokrasi dan komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat. Sebab, semua masukan dan saran akan dijadikan perhatian sebagai upaya perbaikan Polri ke depan.

img_title Modus TPPO Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Kontrak Rp 620 Juta-Gaji Rp 50 Juta per Bulan

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo

Photo :
  • Polri

“Sudah banyak contohnya Bapak Kapolri hadir dalam setiap kesempatan unjuk rasa mahasiswa, unjuk rasa buruh,” jelas dia.

img_title Polri Menyesal Soal Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Akui Ada Keluhan Hingga Trauma dari Santriwati

Selain itu, Dedi mengatakan Kapolri membuka ruang kepada masyarakat dengan kegiatan lomba-lomba yang tidak pernah terpikirkan bagaimana memberikan kritik melalui coretan atau mural di dinding di jalanan.

“Nah, Pak Kapolri berani mengambil take over itu, ‘sudah kita buat lomba mural, kita kasih kesempatan masyarakat untjk berseni menyampaikan ekspresinya dengan cara mural’. Alhamdulillah, mendapat apresiasi yang luar biasa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma lomba mural, kata Dedi, Kapolri juga membuat kegiatan lomba orasi unjuk rasa untuk memberi kesempatan kepada organisasi massa. “Alhamdulillah, melibatkan semua komponen kita diapresiasi,” ucapnya.

Ilustrasi debt collector atau mata elang.

Sering Bikin Resah, Polri Siapkan Aturan Baru Debt Collector: Tak Bisa Lagi Sembarangan Tarik Kendaraan!

Polri mendorong profesi debt collector atau penagih utang ditata ulang agar tidak lagi identik dengan praktik intimidasi dan penarikan kendaraan secara paksa.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut