Perjalanan Kasus Mas Bechi: DPO Hingga Sembunyi di Pesantren
- VIVA/Nur Faishal (Surabaya)
VIVA Nasional – Moch Subchi Azal Tani (MSAT) alias Mas Bechi (42), akhirnya menyerahkan diri. Tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati itu, kini ditahan oleh Polda Jawa Timur.
Penangkapan hingga penahanan terhadap putra pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang Jawa Timur itu, bukan perkara mudah. Bahkan saat dilakukan penjemputan paksa, pihak kepolisian mengalami berbagai hadangan. Prosesnya sejak pagi hingga dia menyerahkan diri tengah malamnya.
Dilaporkan ke Polisi
Mas Bechi resmi dilaporkan ke polisi, Polres Jombang, berdasarkan laporan dengan nomor LP: LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RESJBG atas dugaan pencabulan, pemerkosaan dan kekerasan seksual terhadap satriwati. Ada tiga santriwati yang diduga menjadi korban dan melapor ke polisi.
Pada Desember 2019, Mas Bechi resmi ditetapkan sebagai tersangka. Namun sejak saat itu, kasus tersebut tak kunjung selesai. Hingga mendapat sorotan luas dari publik.
Diambil Alih Polda Jatim
Polda Jawa Timur mengambil alih kasus Mas Bechi, pada Januari 2020. Namun dia melakukan upaya hukum dengan mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Surabaya terkait penetapan tersangkanya. Hakim menolak. Sehingga pihak kepolisian terus melanjutkan kasus ini hingga dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi Jatim.
Januari 2022, Mas Bechi dipanggil oleh Polda Jatim. Namun sejak itu, ia terus mangkir dan tak pernah memenuhi panggilan kepolisian. Maka Polda memasukkan Mas Bechi sebagai daftar pencarian orang (DPO) alias buronan.
Ayah Mas Bechi Minta Tidak Ditahan
Pihak kepolisian mencoba melakukan cara persuasif untuk bisa membawa Mas Bechi. Bahkan sampai Kapolres Jombang AKBP Moch Nurhidayat, mendatangi pesantren dan menemui ayah mas Bechi, Kiyai Muhammad Muchtar Mu'ti. Sempat viral video beredar kiyai minta anaknya tidak dijemput oleh polisi.
“Demi untuk keselamatan kita bersama. Demi kejayaan Indonesia Raya. Untuk kebaikan kita bersama. Masalah fitnah ini, masalah keluarga,” ujar Kiai Muchtar.
Polda Jatim Kerahkan Pasukan
Polisi berjaga di depan gerbang Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso berjaga di depan Pesantren Ashiddiqiyah dalam upaya penangkapan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) atau Mas Bechi di Jombang, Jawa Timur, Kamis (7/7/2022).
Polda Jawa Timur akhirnya mengerahkan pasukan lengkap, ke Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang sejak pukul 08.00 WIB pagi pada Kamis kemarin 7 Juli 2022. Pesantren dikepung setelah diketahui Mas Bechi ada di dalam.