Soal Status Hukum Ismail Bolong, Ini Kata Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Sumber :
  • dok Polri

VIVA Nasional – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal status hukum Ismail Bolong, mantan anggota Polres Samarinda yang membongkar kasus dugaan tambang ilegal di Kalimantan Timur. Dalam kasus tersebut, nama Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto ikut terseret lantaran diduga menerima uang miliaran rupiah. 

Kata Sigit, status hukum terhadap Ismail Bolong akan disampaikan jika telah berhasil ditangkap dan dibawa ke Bareskrim Polri.

"Nanti secara teknis akan dijelaskan pada saat yang bersangkutan sudah bisa kita bawa," ujar Sigit saat disinggung apakah Ismail Bolong telah menjadi tersangka kasus tambang ilegal, di Gedung Menkopolhukam, Senin, 5 Desember 2022.

Sigit mengungkap telah memerintahkan anak buahnya di Direktorat Tindak Pidana Tertentu dan Polda Kalimantan Timur untuk mencari Ismail Bolong.

"Yang jelas, Pak Dirtipidter dan timnya, kemudian Kapolda Kaltim juga sudah saya perintahkan untuk mencari dan ini sedang berjalan. Nanti progresnya segera disampaikan," pungkas Sigit.

Sebelumnya diberitakan, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkapkan telah selesai melakukan gelar perkara kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim). Gelar perkara tersebut telah rampung pada Jumat 2 Desember 2022.

Halaman Selanjutnya
img_title