Prediksi Kamaruddin Buat Vonis Bharada E

Kamaruddin Simanjuntak
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Nasional – Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E akan menjalani sidang vonis terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada Rabu, 15 Februari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

img_title MA Kembali Tolak Kasasi Jaksa, Junaedi Saibih Tetap Bebas di Kasus CPO

Pengacara keluarga almarhum Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak berharap Bharada E bisa mendapatkan vonis lebih ringan dibandingkan empat terdakwa lain. Ia bahkan memohon agar Majelis Hakim setidaknya memvonis Bharada E dengan hukuman di bawah 5 tahun penjara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamaruddin Simanjuntak

Photo :
  • Tangkapan Layar: YouTube

img_title Kejagung Minta Tambah Anggaran Rp22 Triliun untuk Bayar Tukin hingga Kesejahteraan Jaksa di Wilayah 3T

"Kalau saya, di luar keluarga (almarhum Brigadir Yosua), saya pribadi, saya memohon kepada Majelis Hakim berikanlah dia di bawah 5 tahun," kata Kamaruddin kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta, Selasa, 14 Februari 2023. 

Menurut Kamaruddin, vonis di bawah 5 tahun itu layak diberikan lantaran Bharada E masih muda dan memiliki masa depan yang panjang. Selain itu, Bharada E juga sudah menunjukkan dirinya  bertaubat atas kasus pembunuhan Yosua.

img_title Kasus Korupsi Chromebook, Vonis Ibam Diperberat Jadi 5 Tahun Penjara

"Dia masih muda, dia perlu menata masa depan dan dia sudah bertaubat. Bharada E juga sudah datang, sujud, dan mengakui kejujurannya, membela Bang Yos (Yosua) terakhirnya," sambungnya.

Kamaruddin Simanjuntak saat menunjukkan bukti kaos yang masih ada bayangan darah di lengannya.

Photo :
  • VIVA/Yeni Lestari.

Kamaruddin menyerahkan sepenuhnya soal vonis Bharada E kepada Majelis Hakim. Kendati begitu, ia berharap agar Majelis Hakim turut mempertimbangkan status justice collaborator (JC) Bharada E sebelum menjatuhkan vonis. 

"Kita mohon diperhatikan dia sebagai justice collaborator atau sebagai pihak yang berpihak pada penegak hukum. Biarlah Majelis Hakim memberi pertimbangan yang meringankan karena merampas nyawa," ungkap Kamaruddin.

"Kalau bebas pun jadi kesan buruk di kebelakangan hari, tetapi kalau diringankan boleh-boleh saja, karena usia dia masih muda dan masih polos," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjatuhkan tuntutan 12 tahun penjara terhadap Bharada Richard Eliezer alias Bharada E dalam kasus perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Bharada E merupakan penembak pertama kali ke arah Brigadir J saat berada di rumah dinas Ferdy Sambo.

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Brigadir Yosua, bawa barang bukti sandal.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Yeni Lestari

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Richard Eliezer selama 12 tahun penjara," ujar jaksa dalam ruang sidang PN Jakarta Selatan, Rabu 18 Januari 2023.

Tuntutan dengan hukuman 12 tahun penjara diberikan jaksa berdasarkan dakwaan premier pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hukuman itu lebih ringan dibandingkan dengan hukuman maksimal yang mencapai pidana mati.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut