Barang Milik Negara Harus Dikelola Dengan Baik

Bambang Suswantono (kiri) dan Togi Ottoman Bernard (kanan)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Barang Milik Negara (BMN), harus dikelola dengan baik menurut Inspektur Jenderal Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Bambang Suswantono. Pasalnya, hal itu penting antara lain untuk memberikan sumbangsih nyata bagi Pembangunan energi dan sumber daya mineral.

img_title Bahlil Bidik PNBP Sektor ESDM Tembus Rp165 Triliun pada 2026, Begini Realisasinya

Bambang Suswantono dalam sambutannya di acara Penghargaan Tata Bandha Energi 2023, yang diselenggarakan Kementerian ESDM, Jakarta Pusat pada Sabtu, 4 November 2023 menjelaskan bahwa pengelolaan BMN yang andal juga dapat berkontribusi atas opini WTP BPK pada Laporan Keuangan Kementerian ESDM, Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara, dan LKPP. Oleh karena itu, perusahaan yang berhasil mengelola BMN harus diapresiasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bambang Suswantono (kiri) dan Togi Ottoman Bernard (kanan)

Photo :
  • Istimewa

img_title Antrean BBM di Malang hingga Jember Mengular, ESDM Janji Beres dalam 2 Hari

"Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan tata kelola BMN dalam bidang ESDM yang baik dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Hal ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata untuk menciptakan pengelolaan BMN yang baik di bidang ESDM”.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa Anugerah Tata Bandha merupakan penghargaan untuk mendongkrak semangat para stakeholders, demi meningkatkan kualitas pengelolaan BMN bidang ESDM secara masif, mengingat jumlah BMN yang dikelola Kementerian ESDM cukup signifikan. 

img_title Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Pertalite Tersedia hingga 18 Hari

Bambang Suswantono yang pada acara tersebut mewakili menteri ESDM, mengatakan total aset Kementerian ESDM mencapai Rp 357,5 Triliun, yang terdiri dari BMN Kementerian ESDM Sebanyak Rp27,85 Triliun, BMN Kontrak Kerjasama Hulu minyak dan gas bumi sebanyak Rp 318,2 Triliun, dan BMN  Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sebesar Rp11,46 Triliun. 

Pada acara tersebut,  PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk, berhasil meraih Penghargaan Tata Kelola BMN dalam Kategori Kontraktor PKP2B Terbaik. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Bambang Suswantono kepada Togi Ottoman Bernard, selaku Direktur Finance, SCM & Asset Management Kideco.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan yang sama, Togi Ottoman Bernard, menyampaikan bahwa Kideco berkomitmen untuk terus menjaga dan mengoptimalkan pengelolaan BMN, dan berkontribusi memajukan bidang energi di Indonesia

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM atas penghargaan yang telah diberikan. Ini adalah bentuk semangat dan komitmen Kideco dalam menjaga dan mengoptimalkan pengelolaan BMN. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen dan berkontribusi memajukan bidang energi di Indonesia," ujar Togi Ottoman.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot dalam peluncuran Program Pengawal Energi 2026.

Pengawasan Penyaluran BBM Diperketat, Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU

Wamen ESDM menegaskan tata kelola sumber daya energi tidak semata mengejar nilai ekonomi dan produksi, tetapi merupakan tanggung jawab besar menjaga kedaulatan energi.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut