Jasa Marga Sebut Lalin Kendaraan hingga H+2 Lebaran Masih Didominasi Menuju Arah Timur

[dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk]
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 1.764.561 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 sampai H+2 Lebaran 2024, atau pada periode 3-11 April 2024.

Polres Metro dan Dishub Depok Lakukan Pemeriksaan Ramp Check Bus Pariwisata yang Akan Keluar Kota

Marketing and Communication Department Head Jasa Marga, Faiza Riani menjelaskan, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama.

"Keempatnya yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung)," kata Faiza dalam keterangannya, Jumat, 12 April 2024.

Puing Pesawat yang Jatuh di BSD Diangkut ke Dua Kendaraan Berat

Dia menjelaskan, total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat sebesar 46 persen. Hal itu jika dibandingkan lalin normal yang sebanyak 1.208.565 kendaraan.

Ribuan Kendaraan Lintasi Tol Cipali saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa
Kata Jasa Marga soal Mutu Beton Tol MBZ Dituding Tak Penuhi Syarat

Pun, ada peningkatan jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2023 dengan 1.758.263 kendaraan, total volume lalin ini lebih tinggi sebesar 0,4 persen.

Kemudian, Jasa Marga juga mencatat volume lalu lintas silaturahmi meninggalkan wilayah Jabotabek masih terpantau tinggi, yaitu sebanyak 396.318 kendaraan pada H1-H2 atau pada periode 10-11 April 2024.

Arus lalin lintas kendaraan dilaporkan masih didominasi menuju arah Timur (ke arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama dan ke arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama), yakni sebesar 56,1 persen.

"Kami mencatat kendaraan yang melalui GT Cikampek Utama mencapai 127.425 kendaraan, meningkat hingga 146,2% terhadap lalu lintas normal," jelas Faiza.

"Selain itu, kenaikan lalu lintas signifikan juga terlihat untuk yang mengarah ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama yaitu sebanyak 94.900 kendaraan, meningkat 68,9% dibandingkan dengan lalu lintas normal,” ujarnya.

Sementara, untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah, mayoritas sebanyak 1.028.396 kendaraan (58,3 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 424.784 kendaraan (24,1 persen) menuju arah Barat (Merak), dan 311.381 kendaraan (17,6 persen) menuju arah Selatan (Puncak).

Rincian distribusi lalin tersebut adalah sebagai berikut:

1). Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)

- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 700.023 kendaraan, meningkat sebesar 198,6 persen dari lalin normal.

- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 328.373 kendaraan, meningkat sebesar 24,6 persen dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 1.028.396 kendaraan, meningkat sebesar 106,5 persen dari lalin normal.

2). Arah Barat (Merak)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 424.784 kendaraan, meningkat sebesar 3,5 persen dari lalin normal.

3). Arah Selatan (Puncak)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 311.381 kendaran, meningkat sebesar 3,7 persen dari lalin normal.

Jasa Marga mengimbau masyarakat agar melakukan perjalanan kembali ke Jabotabek lebih cepat, sebelum waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik. Mereka juga mengimbau untuk menggeser perjalanan sekaligus memanfaatkan potongan tarif tol 20 persen.

Pemberlakuannya yakni mulai Rabu, 17 April 2024 pukul 05.00 WIB sampai Jumat, 19 April 2024 pukul 05.00 WIB, untuk tarif Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang menuju Jakarta, hanya untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya