12 Startup Lokal Aceh Dibuat 'Naik Kelas' Lewat Program ADICT

Program Aceh Digital Innovation and Creativity Techfest
Sumber :
  • Istimewa

Banda Aceh - Sebanyak 12 tim terpilih mengikuti private class program Aceh Digital Innovation and Creativity Techfest (ADICT). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) bersama Markas Aceh.

img_title Era Digital dan Algoritma Makin Pesat, Talenta Muda Bidang Matematika Disiapkan

Masing-masing tim terlebih dulu memperkenalkan produk dan layanannya pada hari pertama di Universitas Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Sabtu, 20 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi sebenarnya startup-startup kita punya potensi di Aceh ini. Cuma, nanti yang perlu dikembangkan lagi adalah ekosistemnya. Jadi, ketika mereka punya ide itu mereka juga punya wadah,” kata salah seorang mentor, Muammar Khadafi.

img_title AC Inverter vs AC Biasa, Apa Perbedaan Teknologi Pendinginnya dan Dampaknya pada Listrik?

Program Aceh Digital Innovation and Creativity Techfest

Photo :
  • Istimewa

Ke-12 tim merupakan perusahaan rintisan (startup) yang lolos kurasi dari tiga mentor ADICT, yakni Muammar Khadafi, Qurratu Aini dan Suhil Alfata. Para mentor adalah praktisi dan ahli yang sudah memiliki rekam jejak positif di bidangnya masing-masing.

img_title Teknologi Pendingin Gedung Terus Berkembang, Ini Cara Kerjanya dan Manfaatnya

Startup yang lolos kurasi antara lain Pandu Cerdas, Mugee, e-tikbroh.yak, Ludesc, Algae ID, Nutribox, Puleh, Portal Data & e-Budgeting Wisata Sabang, Virtual House, Jeut-Droen, Biocircular dan Datahara.

Para peserta dijadwalkan mengikuti mentoring selama dua hari, pada 20-21 Juli 2024. Kegiatan itu diharapkan dapat mengembangkan startup di Aceh dalam memahami dan mengeksplorasi peluang bisnis di industri digital.

Menurut Muammar, perkembangan startup di Aceh belum signifikan karena terkendala berbagai hal. Melalui ADICT, para peserta akan mendapatkan pendampingan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.

“Dengan mentoring ini, bisa diberikan knowledge dari para mentor yang sudah expert di bidang-bidangnya. Jadi, nanti teman-teman startup bisa gali sebanyak mungkin ilmu-ilmu terkait dengan cara mengembangkan startup mereka," katanya.

Muammar Khadafi dikenal sebagai pendiri dan CEO PT Amanah Karya Indonesia yang berbasis di Kota Depok, Jawa Barat. Perusahaan tersebut fokus pada bidang teknologi informasi dan pengembangan perangkat lunak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, satu-satunya mentor perempuan Qurratu Aini merupakan CEO dan Co-Founder startup bernama SuratPlus. Perusahaannya bergerak di bidang teknologi digital yang salah satunya menyediakan platform bagi pencari kerja.

Mentor ketiga ialah Founder Luna Studio, Suhil Alfata yang berbasis di Aceh. Meskipun demikian, perusahaannya sudah cukup dikenal sebagai agen pengembang aplikasi, desain website dan pelatihan digital untuk kelas dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut