Pendemo UU Pilkada Diduga Kena Pungli, Kapolres Jakbar Buka Suara

Polres Metro Jakarta Barat merespons dengan cepat isu yang viral di media sosial terkait dugaan adanya oknum anggota yang meminta uang tebusan kepada pendemo yang diamankan dalam aksi unjuk rasa
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Jakarta, VIVA – Polres Metro Jakarta Barat merespons dengan cepat isu yang viral di media sosial terkait dugaan adanya oknum anggota yang meminta uang tebusan kepada pendemo yang diamankan dalam aksi unjuk rasa menentang revisi Undang-Undang (UU) Pilkada, jika ingin dilepaskan. 

img_title Polisi Pengawal Demo Bakal Dilengkapi Bodycam, Kapolri Ungkap Tujuannya

Menjawab isu tersebut, Polres Metro Jakarta Barat dengan tegas menyatakan bahwa tidak ditemukan bukti adanya praktik pungutan liar (pungli) oleh anggotanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan mendalam dengan menurunkan Seksi Propam untuk mengklarifikasi keterlibatan anggota yang bertugas dalam pengamanan aksi tersebut.

img_title Polisi Catat 808 Kasus Pelanggaran Ganjil-Genap pada Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

"Kami telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan menurunkan Seksi Propam untuk mendalami dan mengklarifikasi anggota yang terlibat dalam pengamanan para pendemo. Hasil investigasi hingga saat ini tidak menunjukkan adanya dugaan pelanggaran seperti yang disebutkan dalam narasi yang beredar di media sosial," ujar Syahduddi pada Jumat, 23 Agustus 2024. 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi

Photo :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

img_title Polisi Obok-obok Kampung Berlan di Matraman, 8 Orang Ditangkap terkait Narkoba

Syahduddi menegaskan bahwa seluruh proses penanganan terhadap massa aksi yang diamankan telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

Ia juga menekankan bahwa para anggotanya telah memperlakukan para pendemo dengan baik, termasuk memberikan makanan dan minuman selama mereka berada di Polres.

Untuk mendukung klarifikasi ini, Syahduddi menunjukkan sejumlah foto dan video yang memperlihatkan anggotanya memberikan makanan dan minuman kepada massa aksi yang diamankan.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memantau aksi penolakan terhadap revisi Undang-Undang (RUU) Pilkada yang melibatkan anak-anak pada sore hari.

Photo :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Menurutnya, sebagian besar dari mereka yang diamankan, terutama para pelajar, telah dipulangkan setelah dijemput oleh orang tua mereka.

Sebagai langkah untuk menjamin transparansi dan profesionalisme dalam penanganan massa aksi, Polres Metro Jakarta Barat juga melibatkan unsur eksternal, seperti Ombudsman RI, untuk memantau langsung proses tersebut. 

"Kami melibatkan Ombudsman agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di masyarakat dan memastikan penanganan yang dilakukan sudah sesuai dengan standar yang ada," tambah Syahduddi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Polres Metro Jakarta Barat juga membuka diri bagi masyarakat yang memiliki bukti terkait adanya pungutan liar oleh oknum polisi.

"Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Namun, jika ada yang memiliki bukti terkait hal tersebut, segera laporkan kepada kami. Saya pastikan, jika terbukti, akan ada tindakan tegas!" tegasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut