UNICEF: Rumah Sakit Anak di Gaza Krisis

Anak-anak terluka akibat serangan bom Israel di Gaza.
Sumber :
  • AP Photo/Hatem Moussa.

VIVA – Organisasi Internasional Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Sabtu (19/4/2025) memperingatkan bahwa rumah sakit anak di Jalur Gaza kini beroperasi dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Kekurangan alat medis penting terjadi di tengah serangan Israel yang telah berlangsung selama 19 bulan di wilayah kantong tersebut.

img_title Film NAZA Ungkap Dugaan Pembunuhan Warga Gaza oleh Militer Israel, Netanyahu Ancam Sutradara

Melalui unggahan di akun resmi X (dulu Twitter), UNICEF menyatakan bahwa kelangsungan hidup anak-anak di Gaza sangat bergantung pada tercapainya gencatan senjata serta kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah yang kini terkepung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak-anak Palestina menerima perawatan di rumah sakit Al-Shifa di Gaza.

Photo :
  • AP Photo/Abed Khaled.

img_title Perang Palestina dengan Israel, 50.000 Perempuan di Gaza Tewas Sejak 2023

"Rumah sakit di Gaza yang merawat bayi baru lahir dan anak-anak tidak memiliki peralatan medis yang memadai dan beroperasi dalam situasi yang sangat menantang," katanya.

UNICEF juga mendesak agar akses bantuan kemanusiaan segera dibuka kembali untuk menjangkau penduduk yang terdampak.

img_title Angelina Jolie Bagikan Citra Satelit Kehancuran Gaza, Serukan Perhatian Dunia

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Serangan udara dan pengepungan oleh Israel dilaporkan telah menghancurkan berbagai infrastruktur penting, memaksa sebagian besar warga mengungsi, serta melumpuhkan layanan kesehatan yang tersisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) turut mengungkapkan kondisi yang semakin memburuk. Dalam laporan pada Jumat (18/4/2025), UNRWA menyebut pengepungan saat ini bahkan lebih parah dibandingkan pekan-pekan awal setelah serangan 7 Oktober 2023.

Menurut data UNRWA, sejak 18 Maret 2025, lebih dari 420.000 orang telah mengungsi akibat penyerbuan brutal yang terus dilakukan pasukan zionis Israel di Jalur Gaza. (ANTARA)

Unicef

Laporan UNICEF: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 340 Anak di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Pasukan pendudukan Israel telah menewaskan lebih dari 340 anak dan melukai ratusan anak lainnya di Jalur Gaza sejak gencatan senjata diumumkan, menurut laporan UNICEF

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut