Pengamat Sarankan Kejagung Makin Berani Sikat Koruptor

Gedung Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung
Sumber :
  • VIVA/Zendy Pradana

Jakarta, VIVA – Pengamat politik dan hukum Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, mengatakan, Kejaksaan Agung (Kejagung) harus semakin berani dalam menyikat koruptor yang ada di Indonesia. Terlebih sikap TNI juga sekarang berani mem-back up mereka untuk pemberantasan korupsi.

img_title Perjalanan Singkat Listyo Sigit sebagai Kepala KSP Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Siapa yang Gantikan Posisinya?

“Dengan di-back up TNI mestinya kejaksaan lebih berani melawan mafia-mafia hitam, koruptor-koruptor kakap,” kata Ginting, Selasa, 2 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo , menurut Ginting, sebenarnya merupakan harapan baru publik untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Sehingga ketika Kejagung maupun penegak hukum lainnya berani tegas memberantas korupsi, maka akan bisa menjadi kekuatan untuk melawan pihak-pihak yang ingin mendelegitimasi pemerintahan Prabowo Subianto. 

img_title Media Asing Soroti Penangkapan Listyo Sigit Cs Terkait Penyadapan Presiden Prabowo

Namun demikian, lanjutnya, untuk bisa bersih-bersih korupsi maka dibutuhkan penegak hukum yang bersih juga. Karena itu Kejagung maupun Polri juga harus terlebih dahulu bersih-bersih di internalnya. 

Disebutkan Ginting, jika Kejagung menyikat koruptor besar di Indonesia maka akan banyak pihak-pihak yang akan kebakaran jenggot. Penyebabnya, para koruptor ini memberikan keuntungan pada sejumlah oknum elit politik di masa lalu maupun saat ini. 

img_title Detik-detik Terakhir Listyo Sigit Sebelum Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo, Ternyata Sempat Lakukan Ini

“Kejagung harus didukung agar berani menyikat mereka,” kata dia.

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan sikap Istana soal kasus penyadapan.

Istana Akui Penyadapan Listyo Sigit ke Prabowo Mengarah ke Makar: Membahayakan Negara dan Keselamatan Presiden

Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut dugaan penyadapan yang dilakukan Listyo Sigit dkk terhadap Presiden Prabowo mengarah ke makar dan membahayakan keselamatan negara.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut