Komunikasi Publik Disorot, BEM SI Kerakyatan Desak Pemerintah Optimalkan Kepala PCO

BEM SI Kerakyatan
Sumber :
  • [Istimewa]

Jakarta, VIVA – Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan, mendesak pemerintah mengevaluasi kinerja Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Hasan Nasbi, karena dinilai memiliki komunikasi yang buruk dan tidak optimal.

img_title Tren Kinerja Operasional Arus Petikemas Naik 8%, Ini Penyebabnya

Hal itu disampaikan Koordinator Media BEM SI Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap, saat silaturahmi di Istana Negara pada Kamis malam, 4 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro.

img_title Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

"Kami menuntut Kepala PCO dioptimalkan. Jangan lagi ada tumpang tindih antarkementerian. Karena komunikasi publik dari PCO atau Kantor Staf Presiden saat ini cukup buruk," kata Pasha, dikutip Jumat, 5 September 2025.

Aksi Mahasiswa Demo Tolak Pengesahan UU TNI

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

img_title BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS Perkuat Kepatuhan Badan Usaha

Menurutnya, Mensesneg telah berjanji akan segera menindaklanjuti masukan mahasiswa tersebut.

"Bapak Mensesneg menyampaikan bahwa kami diminta menunggu. Jika sudah diberikan kepada Bapak Presiden, akan ada informasi lebih lanjut yang langsung disampaikan kepada kami," ujarnya.

Selain persoalan komunikasi publik, mahasiswa juga mengangkat isu kelanjutan aksi demonstrasi, kriminalisasi aktivis, hingga tudingan makar. Pasha menyebut, aksi jalanan tetap akan menjadi opsi perjuangan, namun dengan mempertimbangkan kondisi Jakarta.

“Demonstrasi mungkin akan tetap kami lakukan, tetapi menunggu momen yang pas dan kondisi Jakarta yang kondusif," kata Pasha.

Mengenai apakah aksi pada Jumat, 5 September 2025 akan batal, Pasha menegaskan bahwa keputusan akan diambil sesuai situasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak bisa dibilang batal, karena kami melihat situasi dan kondisi besok. Jika memungkinkan, kami tetap aksi. Tapi jika tidak memungkinkan, kami akan menunggu atau menunda," ujarnya.

Laporan: Abdul Gani Siregar/tvonenews

Mendag Budi Santoso (Tengah)

Ekspor Melonjak, Mendag Budi Optimis Neraca Perdagangan RI Bakal Membaik

Budi mengaku optimis neraca perdagangan Indonesia akan membaik pada awal semester II-2026 atau bulan di Juli, karena kinerja ekspor terus menunjukkan tren positif.

img_title
VIVA.co.id
17 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut