Mensesneg: Presiden Masih Pelajari Usulan Nama Pahlawan Nasional

Mensesneg Prasetyo Hadi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto saat ini masih mempelajari sejumlah nama yang diusulkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mendapat gelar pahlawan nasional.

img_title Pembangunan LRT Kelapa Gading-Manggarai Rampung, Peresmian Tunggu Prabowo

Prasetyo mengatakan usulan tersebut merupakan hasil pembahasan Dewan Gelar dan Tanda Jasa yang telah disampaikan secara resmi kepada pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedang dipelajari oleh Bapak Presiden karena memang cukup banyak nama-nama yang diajukan. Mohon waktu," kata Prasetyo di Gedung ANTARA Heritage Center, Jakarta, Kamis.

img_title Prabowo Ancam Pelaku Karhutla: Korporasi Terbukti Suruh Bakar, Cabut Izinnya

Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta Pusat

Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

Prasetyo mengatakan keputusan mengenai nama-nama tersebut akan segera diumumkan setelah Presiden mengambil keputusan.

img_title Bertolak ke Riau, Prabowo Mau Pastikan Titik Api Karhutla Benar-benar Padam

Dia juga membenarkan salah satu nama yang masuk dalam usulan tersebut adalah Presiden ke-2 RI Soeharto.

"Termasuk yang diusulkan," kata dia.

Prasetyo mengatakan tidak ada ketentuan mengenai jumlah pasti tokoh yang akan ditetapkan sebagai pahlawan nasional tahun ini.

Dia mengatakan Pemerintah berupaya agar penetapan nama-nama tersebut dapat diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang.

"Kita upayakan seperti itu. Biasanya seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf optimistis nama Pahlawan Nasional yang baru dapat diumumkan secara resmi sebelum memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2025.

"Ya mudah-mudahan, Insya Allah sebelum 10 November dan nanti dari nama-nama itu dipilih beberapa nama," kata dia menjawab pertanyaan pewarta selepas upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa 28 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Sosial tahun ini memberikan berkas usulan sebanyak 40 nama untuk menjadi pahlawan nasional kepada Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), dan sebagian besar nama tersebut merupakan hasil pembahasan dari tahun-tahun sebelumnya.

Namun, dia memastikan bahwa proses penetapan calon pahlawan nasional dilakukan melalui mekanisme seleksi berlapis dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat hingga tim ahli tingkat pusat. (Ant)

Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus

Rapimnas DMDI: Tegaskan Dukung Penuh Program Prabowo-Perkuat Aksi Kemanusiaan

Organisasi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan memperkuat aksi kemanusiaan.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut