KSP: ETLE Bukan Hanya Alat Tilang, tapi Simbol Kedisplinan Baru

Tenaga Ahli Utama Kedeputian I KSP, Bhinneka Putra Linanta (kiri)
Sumber :
  • dok Polri

Jakarta, VIVA – Kantor Staf Presiden (KSP) menilai penegakan hukum lalu lintas dengan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) oleh Korlantas Polri menjadi fondasi penting menuju pemerintahan digital yang akuntabel.

img_title Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

Tenaga Ahli Utama Kedeputian I KSP Bhinneka Putra Linanta berpendapat bahwa ETLE mampu menutup ruang penyimpangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami melihat ETLE bukan hanya alat tilang, tetapi simbol kedisiplinan baru. Sistem ini memberi kepastian hukum, mengurangi interaksi fisik, dan memastikan penerimaan negara dicatat jelas melalui PNBP (penerimaan negara bukan pajak),” kata Bhinneka dalam kunjungan ke RTMC Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

img_title Gugatan Warga Korban Karhutla Ditolak MK, Ini Alasan Hakim

Kamera tilang ETLE

Photo :
  • Korlantas Polri

KSP pun mendorong akselerasi penambahan kamera ETLE di wilayah DKI Jakarta seiring meningkatnya kebutuhan pengawasan berbasis teknologi di titik-titik rawan kecelakaan. Dukungan pemerintah pusat ini diharapkan memperkuat budaya tertib berlalu lintas.

img_title Advokat di Aceh Diduga Dikeroyok dan Diancam Golok, Pelaku Minta Uang Rp10 Juta

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan skema penegakan hukum harus mengedepankan tata kelola digital.

Ia menargetkan 95 persen penindakan dilakukan dengan ETLE dan hanya 5 persen melalui tilang manual sebagai bentuk tindakan situasional.

“ETLE adalah cara kami menyapa masyarakat secara humanis. Tidak ada interaksi yang berpotensi transaksional, semuanya tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Saat ini Polda Metro Jaya telah mengoperasikan 127 kamera ETLE statis dan delapan ETLE mobile. Ke depan, Agus mengusulkan peningkatan hingga 1.000 kamera ETLE pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Target penambahan kamera ini bukan angka semata. Ini wujud keseriusan kami mengubah wajah Polantas menjadi lebih dipercaya, profesional, dan berorientasi pelayanan sesuai harapan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo”, ucapnya.

“Dengan ETLE, kami berharap masyarakat tertib dari dirinya sendiri. Semua ini demi keselamatan. Tidak ada tujuan lain,” imbuhnya. (Ant)

Tersangka pembacokan terhadap Bobotoh berinisial MIR (29) dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Bogor

Fakta Tak Terduga Pembacok Bobotoh Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Bukan Suporter Bola dan Bawa Celurit ke Mana-mana

Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus pembacokan suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK (16) hingga tewas di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut