312 Ribu Personel Polri Dikerahkan Pastikan Keamanan Perayaan Tahun Baru 2026 di Indonesia

Ilustrasi pesta kembang api di malam tahun baru.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M N Kanwa

Jakarta, VIVA - Sebanyak 312.000 personel Polri dikerahkan dalam rangka memastikan keamanan kegiatan perayaan tahun baru 2026, yang berlangsung di seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari Operasi Lilin 2025.

img_title Catat! Ini Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Ada Aksi di Depan Kedubes AS

“Secara keseluruhan, kurang lebih 312.000 personel kepolisian diturunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Polri Inspektur Jenderal Polisi Mulya Hasudungan Ritonga dalam keterangan tertulis, Rabu, 31 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan total personel Polri yang dikerahkan untuk pengamanan periode Nataru itu merupakan dua pertiga dari total kekuatan seluruh personel Korps Sabhara.

img_title Siswi SD hingga Perempuan Hamil 17 Tahun Disandera KKB, Satgas Damai Cartenz Kirim Pasukan Tambahan ke Mimika

Sejumlah lokasi yang menjadi prioritas untuk pengamanan itu diantaranya tempat ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, pusat perbelanjaan hingga jalur yang menjadi arus mudik dan balik.

“Seluruh lokasi tersebut menjadi prioritas pengamanan guna memastikan masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman dan selamat,” katanya.

img_title Ada Sidang Tahunan hingga Demo, 8.095 Personel Gabungan Disiagakan di Jakarta

Sebagaimana arahan yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, masyarakat diharapkan tidak merayakan tahun baru secara berlebihan, terlebih dengan penggunaan petasan dan kembang api.

“Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang yang masih mengalami musibah. Seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa agar bangsa dan negara senantiasa diberikan keamanan, ketentraman, dan kedamaian,” tutur dia.

Lebih lanjut, selain pengerahan personel, Polri juga membangun 2.903 posko, mulai dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Termasuk juga dengan memaksimalkan layanan hotline 110 yang bisa digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan pelayanan Polri.

“Bahwa keselamatan diri merupakan hal yang paling utama. Polri kembali mengingatkan, apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110,” ucap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya mewaspadai potensi maraknya juru parkir liar saat pelaksanaan car free night (CFN) atau malam bebas kendaraan di kawasan Jalan Sudirman–Thamrin, Jakarta, pada malam pergantian tahun baru.

Antisipasi dilakukan karena parkir liar kerap memicu kemacetan dan berpotensi mengganggu skema lalu lintas, termasuk jalur evakuasi yang telah disiapkan aparat. Polisi menggandeng Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk mengamankan kawasan CFN agar tetap tertib dan lancar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut