Cak Imin: UU PPRT Jadi Era Baru Memanusiakan Manusia

Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyambut baik pengesahan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang.

img_title Terpopuler: QJMotor Fort 180 vs Honda ADV160, Mobil Puan Maharani, dan Strategi Jepang Hadapi China

Dia menyebut pengesahan RUU PPRT ini wajib disyukuri karena merupakan hasil penantian puluhan tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyambut baik dan kita semua bersyukur setelah puluhan tahun perjuangan mewujudkan undang-undang ini, akhirnya disetujui," kata Cak Imin kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa, 21 April 2026.

img_title Kerennya Mobil Ketua DPR RI, Puan Maharani

Menurut Cak Imin, pengesahan RUU PPRT ini menjadi tonggak baru hubungan kerja yang lebih setara dan manusiawi.

"Dan ini era baru memanusiakan manusia, era baru menjadikan kesetaraan hubungan kerja," tutur dia.

img_title Cak Imin Dorong Keterlibatan Pesantren Cegah Karhutla dengan Cara Ini

Meski begitu, Cak Imin menyakini penerapan UU PPRT ini akan menemui tantangan dan hambatan. Salah satunya mengenai kemampuan pemberi kerja memenuhi kewajibannya kepada pekerja rumah tangga. 

"Tapi pasti ada dampak-dampak negatifnya ya, salah satunya adalah ketidakmampuan pemberi kerja karena segala macamnya. Ya, solusinya adalah harus ada hubungan kerja yang disetujui kedua belah pihak," pungkas Ketua Umum PKB ini.

Sebelumnya diberitakan, DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi Undang-undang (UU).

Rapat paripurna DPR mengesahkan RUU PPRT jadi undang-undang

Photo :
  • Tangkapan layar YouTube TV Parlemen

Pengesahan ditetapkan melalui rapat paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 21 April 2026.

Awalnya, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan melaporkan pembahasan RUU PPRT selama ini.

Kemudian, Bob menyerahkan laporan tersebut kepada Ketua DPR RI Puan Maharani selaku pemimpin rapat dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Selanjutnya, Puan pun meminta persetujuan dari fraksi apakah RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga bisa disahkan menjadi undang-undang.

"Tibalah saatnya kami meminta persetujuan kepada fraksi-fraksi terhadap RUU tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, apakah dapat disetujui untuk disahkan menjadi UU?" tanya Puan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setuju," jawab anggota DPR. 

"Setuju. Terima kasih," ucap Puan sambil mengetok palu dan bertepuk tangan.

Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI)

Saham Suami Puan Maharani Melejit, BUVA Klarifikasi ke BEI soal Rights Issue 50 Miliar Saham Baru

Emiten terafiliasi Happy Hapsoro, BUVA, menyampaikan klarifikasi volatilitas saham ke BEI. BUVA tegaskan tak ada fakta material baru selain rights issue 50 miliar saham.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut