Eks Wamenaker Noel Bakal Divonis 4 Juni 2026

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer jadi tersangka pemerasan sertifikasi K3
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Bayu Pratama

Jakarta, VIVA – Sidang pembacaan putusan majelis hakim dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3, yang menyeret Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025 Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel sebagai terdakwa, dijadwalkan digelar pada Kamis, 4 Juni 2026.

img_title Kasus Korupsi Chromebook, Vonis Ibam Diperberat Jadi 5 Tahun Penjara

Hakim Ketua Nur Sari Baktiana menyatakan pemeriksaan perkara tersebut sudah selesai dan dinyatakan ditutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sidang untuk pembacaan putusan akan kita buka kembali pada Kamis, tanggal 4 Juni 2026. Kepada terdakwa tetap dalam tahanan, tetap sehat. Kepada penuntut umum diperintahkan untuk menghadirkan kembali terdakwa pada hari sidang selanjutnya yang telah ditentukan," ujar Hakim Ketua dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 25 Mei 2026.

img_title Wamenkaer Dorong Sertifikasi Bidang Jasa Kreatif

Wamenaker, Immanuel Ebenezer (Noel) Tersangka Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

Photo :
  • tvOnenews/Julio Trisaputra

Selain itu, Hakim Ketua menuturkan permohonan izin Noel untuk berobat sedang dalam proses administrasi oleh Kepaniteraan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

img_title Dua Terdakwa Korupsi Lahan Sirkuit MXGP Samota Divonis Bebas

Hakim Ketua menegaskan apa pun nanti penetapan terkait permohonan izin berobat Noel, akan segera dieksekusi oleh penuntut umum.

Lantaran Noel sudah kooperatif dalam persidangan, Hakim Ketua pun berterima kasih. Begitu juga kepada advokat Noel yang sudah menciptakan persidangan kondusif.

Sebelumnya, Noel dituntut pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp250 juta subsider 90 hari penjara, serta uang pengganti Rp4,43 miliar subsider 2 tahun penjara.

Dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kemenaker dan gratifikasi pada periode 2024–2025, ia didakwa melakukan pemerasan terhadap para pemohon sertifikasi atau lisensi K3 senilai Rp6,52 miliar dan menerima gratifikasi.

Pemerasan diduga dilakukan Noel bersama 10 orang terdakwa lainnya, yakni ⁠Temurila, Miki Mahfud, Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro Putro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, dan Supriadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temurila dan Miki Mahfud masing-masing dituntut 3 tahun penjara; Fahrurozi 4 tahun dan 6 bulan penjara; Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, dan Supriadi masing-masing 5 tahun dan 6 bulan penjara, Irvian Bobby Mahendro Putro 6 tahun penjara, serta Hery Sutanto 7 tahun penjara.

Selain pidana penjara, 10 orang terdakwa tersebut juga dituntut dengan pidana denda sebesar Rp250 juta subsider pidana penjara selama 90 hari.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut