Polisi yang Tewas saat Grebek Bandar Sabu di Kalteng Diserang Pakai Parang, 3 Pelaku Sudah Diamankan

Ilustrasi Polri.
Sumber :
  • Istimewa

Palangka Raya, VIVA – Tiga orang terduga pelaku penyerangan anggota kepolisian saat melakukan penggrebekan narkoba di Desa Tumbang, Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil ditangkap. 

img_title Aksi Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel Berujung Petaka, 1 Polisi Terluka

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono mengungkapkan bahwa ketiga terduga pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial N, R dan S.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada yang sudah diamankan, N, R dan S,” kata  Dodik saat dihubungi, Senin, 6 Juli 2026.

img_title Pelat Nomor Cantik Jadi Sorotan Polisi, Terancam Diblokir

Dodik menambahkan, ketiganya ditangkap di lokasi yang berbeda di wilayah Katingan Tengah. Penangkapan berlangsung hingga Minggu, 5 Juli 2026.

Ketiganya saat ini masih menjalani pemeriksaan. Polisi telah menetapkan tersangka.

img_title Polisi Tetapkan Satu Tersangka Perusakan Rumah Rais Syuriah MWC NU di Cimenyan

“Ada yang tersangka ada yang masih pendalaman,” ujar Dodik.

Adapun peran ketiganya yakni diduga terlibat penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba Polres Katingan hingga menewaskan tiga polisi.

“Menyerang dengan parang dan turut serta,” ujarnya.

Sementara itu, polisi masih mengejar sang bandar sabu berinisial B. 

“Iya (masih pengejaran),” ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi saat personel Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penindakan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis dini hari, 2 Juli. Saat operasi berlangsung, petugas diduga mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang membawa senjata tajam.

Dalam insiden itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Bripda Nopandri Ramadhana kemudian ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

Sementara itu, pencarian terhadap Aiptu Sumaryanto hingga kini masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dodik menegaskan kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut serta memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Polri.

"Kami akan terus melakukan pengembangan hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diamankan," kata Dodik Hartono.

Ilustrasi debt collector atau mata elang.

Debt Collector yang Paksa Masuk ke Dalam Mobil Targetnya Ditangkap Polisi

Heboh di media sosial debt collector yang diduga memaksa masuk paksa ke dalam mobil dan melakukan kekerasan pada pengendara yang tengah melaju di kawasan Cengkareng.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut