Prabowo: Hei Koruptor Sadar Diri, Rakyat Tidak Bodoh!

Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan dirinya akan menertibkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini menjadi sumber korupsi.

img_title Media Asing Soroti Penangkapan Listyo Sigit Cs Terkait Penyadapan Presiden Prabowo

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu, 12 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN itu sumber korupsi," kata Prabowo.

img_title Detik-detik Terakhir Listyo Sigit Sebelum Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo, Ternyata Sempat Lakukan Ini

Prabowo tidak mengungkap BUMN mana saja yang menjadi sumber korupsi dan akan ditertibkan. Namun, dia memperingatkan pada koruptor untuk menghentikan praktik korupsi tersebut.

"Saya peringatkan lagi, sekali lagi untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hei para koruptor sadar diri, hentikan praktik-praktik kau, hentikan, rakyat tidak bodoh. Hentikan. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik," kata dia.

img_title Soal Aktor Intelektual di Atas Listyo Sigit dalam Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril: Apakah Ada Pihak Asing?

Lebih lanjut, Prabowo menuturkan masih banyak kalangan di Indonesia yang membutuhkan penghasilan lebih baik, seperti dokter, guru, hingga pegawai negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo pun menyebut rakyat Indonesia tetap membutuhkan keadilan atas apa yang sudah dilakukan oleh para koruptor. 

"Kita bangsa pemaaf. Tapi rakyat butuh keadilan, butuh kesejahteraan, butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter, perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak memeras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji baik supaya mereka tidak korupsi. Percayalah, mari kita bersatu semua unsur," pungkas Prabowo.

Mahfud MD

Mahfud MD Duga Tindakan Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo Berkaitan dengan Makar dan Bisa Dihukum Mati

Mahfud MD menduga penyadapan yang dilakukan Listyo Sigit Cs terhadap Presiden Prabowo Subianto berkaitan dengan makar. Vonis yang diberikan bisa berupa hukuman mati.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut