Respons Menohok Jokowi soal Pergantian Kapolri
- ist
Jakarta, VIVA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sontak, hal ini menyedot perhatian publik hingga komentar elite politik, termasuk menuai respons menohok mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Ayah Wapres Gibran itu menilai pergantian posisi Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Komjen Suyudi Ario Seto sudah tepat.
Jokowi menyatakan pergantian Kapolri adalah hak prerogatif dari Presiden Prabowo Subianto.Â
Kemudian, Jokowi menekankan, bahwa pergantian Listyo Sigit sudah tepat, bila mempertimbangkan masa jabatannya sebagai kapolri yang sudah berjalan lima tahun lebih.
"Hak prerogatif dari Bapak Presiden Prabowo," ucap Jokowi kepada awak media di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (1/10/2026).
"Sudah saatnya Pak Kapolri, Pak Listyo Sigit ini sudah 5 tahun 8 bulan menjabat sebagai Kapolri. Saya rasa memang sudah saatnya," sambungnya.
Selain itu, ia juga menilai sosok Suyudi pengganti Listyo Sigit sebagai Kapolri.
"Penggantinya, saya rasa cukup baik, pak Suyudi," ujar Jokowi.
Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan resmi naik pangkat dari komisaris jenderal menjadi jenderal.
Pelantikan Suyudi sebagai Kapolri digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Seusai pembacaan Keppres, Prabowo memimpin pembacaan sumpah dan janji jabatan.
Usai mengucapkan sumpah jabatan, Suyudi menandatangani berita acara pengangkatan sumpah jabatan.Â
Prabowo kemudian menyematkan langsung tanda pangkat jenderal bintang 4.Â