DPR Targetkan Draf RUU Pemilu Rampung Desember 2026

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda
Sumber :
  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta, VIVA – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menargetkan naskah akademik dan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilihan Umum (Pemilu) bisa tuntas pada Desember 2026 atau paling lambat pada Januari 2027.

img_title Deklarasi RAPI Beri Masukan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga DPR Terkait RUU Pemilu

Komisi II DPR RI sudah menyusun 25 agenda untuk penyusunan RUU tersebut yang mengundang berbagai kementerian, lembaga, akademisi, organisasi hingga partai politik nonparlemen hingga Desember 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maksimal akhir Desember atau awal Januari 2027 naskah akademik dan draf RUU Pemilu itu selesai dan kami akan serahkan menjadi bagian dari usul inisiatif DPR," kata Rifqinizamy di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (5/10/2026).

img_title Ada Demo Mahasiswa di DPR hingga Bundaran HI, Catat 14 Jalur Alternatif agar Tak Terjebak Macet

Adapun, Komisi II DPR akan menggelar rapat perdana penyusunan RUU itu bersama Badan Keahlian Dewan (BKD) DPR RI pada Kamis (8/10/2026). Setelah itu, kata dia, DPR RI akan memasuki masa reses mulai 9 Oktober hingga 9 November 2026.

Namun meski masih masa reses, menurut dia, Komisi II DPR nantinya akan mulai kembali menggelar rapat pada 2 November 2026 dengan mengundang Kementerian Dalam Negeri dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

img_title Demo di DPR hingga Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatif untuk Hindari Macet

Setelah itu, setiap pekannya hingga Desember 2026, pihaknya juga akan terus menggelar rapat dengan mengundang berbagai pihak. Adapun, rapat dengan partai politik nonparlemen direncanakan digelar pada 1 Desember 2026.

"Ada yang 'jemput bola', ada yang diundang, ya, yang jelas kami sudah masukin ke agenda," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penyusunan draf itu, menurut dia, ada sejumlah poin krusial yang akan dibahas, di antaranya soal sistem pemilu, desain pemilu, penegakan hukum kepemiluan, termasuk penggunaan teknologi informasi hingga kecerdasan buatan (AI).

"Kita memastikan penyusunan naskah akademik dan draf RUU Pemilu ini bisa berjalan baik secara formil memenuhi meaningful participation dan secara materiil ini akan menjadi bagian dari penguatan kelembagaan atau institusi demokrasi," ucap Rifqinizamy. (Ant)

Rakornas III Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Langkah PPP Hadapi Verifikasi Parpol 2027 dan Pemilu 2029

DPP PPP menyiapkan pembentukan sejumlah badan dan lembaga partai sebagai langkah memperkuat dan menghadapi verifikasi partai politik pada 2027 dan Pemilu 2029.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut