Lewat Depan SBY, Pria Sepeda Ontel Disergap

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Sumber :

VIVAnews - Ring I pengamanan terdalam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kecolongan. Seorang petugas kebersihan dengan membawa sepeda onthel melintas tepat di depan podium SBY yang berjarak hanya sekitar 5 meter.

Pantauan VIVAnews.com, peristiwa yang membuat heboh Pasukan Pengamanan Presiden di arena pembukaan ASEAN Fair di kompleks Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Nusa Dua, Bali, Senin 25 Oktober 2011.

Presiden SBY baru saja membuka ASEAN Fair di Nusa Dua, Bali. SBY berada di atas podium utama yang berada tak jauh dari pintu gerbang BTDC, arena utama perhelatan internasional ini.

Setelah pembukaan, SBY menyaksikan sejumlah pawai-pawai dan atraksi yang melintas di depan podium. Ada pawai Baleganjur atau sejenis gamelan khas Bali, sampai pertunjukan Ogoh-ogoh yang melintas di depan SBY.

Usai pawai, atraksi selanjutnya adalah akrobat pesawat udara. Saat atraksi ini, semua mata melihat ke langit untuk menyaksikan atraksi udara. Termasuk Presiden SBY.

Saat inilah tiba-tiba seorang pria yang mengenakan seragam hijau bertuliskan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) melintas tepat di depan podium SBY. Dia mengenakan sepeda tua dengan mengangkut karung dan kelapa di belakang sepedanya. Jaraknya hanya sekitar 5 meter dari SBY.

Padahal, pengamanan acara ini sangat-sangat ketat. Sampai sekitar 100 meter dari Presiden SBY, pengamanan sangat ketat. Tapi, pria pembawa sepeda ontel yang belum diketahui namanya itu melenggang melintas di depan Presiden SBY.

Paspampres lalu sadar dan menyergap pria tadi. Puluhan orang menghampiri petugas kebersihan itu. Kedua tangannya dipegang erat oleh Paspampres. Bahkan, Pangdam Udayana Mayjen TNI Leonard Louk dan Kapolda Bali Inspektur Jenderal Polisi Totoy Herawan Indera langsung turun.

"Saya cuma petugas DKP pak," kata orang itu. "Bagaimana kalau kamu teroris?" teriak salah seorang petugas keamanan. Kehebohan itu sempat mengundang perhatian semua undangan. Kondisi sudah berlangsung kondusif dan petugas kebersihan tadi masih dalam pemeriksaan aparat berwenang.  (Laporan: Bobby Andalan, Bali, eh)