Kado Terakhir Zaenab Sebelum Dieksekusi Mati

Demo Aktivis Migrant Care
Demo Aktivis Migrant Care
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id - Siti Zaenab binti Duhri Rupa, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Mertajasah Bangkalan, Madura telah dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi pada Rabu 15 April 2015.

Halimah, saudara Zaenab, mengaku cukup terpukul dengan nasib tragis yang menimpa Zaenab. Di pertemuannya terakhir pada 5 April 2015, Zaenab sempat memberikan kado terakhir untuk keluarga dan anaknya.

Kado itu berupa sebuah mukena, jaket dan sebuah pesan singkat yang meminta agar keluarga menjaga dan mengurusi dua buah hati Zaenab yakni, Syarifudin dan Ali.

“Waktu itu, saya umrah dan berhasil bertemu dengan Zaenab di penjara Madinah. Dia memberikan kado mukena dan jaket pada saya,” kata Halimah, di rumah duka, Kamis 16 April 2015.

Kado tersebut diperoleh Zaenab hasil dari lomba voli yang dimenangkan saat mengikuti lomba di penjara. Zaenab juga menang lomba mengaji dan mendapat hadiah tasbih. Hadiah itu diberikan pada temannya.

Tak cuma itu, Zaenab juga berhasil menghafal Alquran sebanyak 11 juzz selama dipenjara.

Hingga kini, keluarga  Zaenab masih berharap agar jenazahnya bisa dipulangkan ke Desa Martajasah Kecematan Kota Bangkalan Madura, Jawa Timur. 

“Kami ingin Zaenab di kebumikan di sini saja. Karena semua keluarga ingin melihat jenazah terakhir kalinya,” kata Halimah. (ase)

 

Veros Afif/Madura

 

![vivamore="