Relokasi Kampung Pulo, Ahok Enggan Beri Kompensasi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
Sumber :
  • VIVA/Fajar GM

VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama enggan memberi kompensasi kepada sebanyak 519 kepala keluarga (KK) di kawasan Kampung Pulo yang permukimannya direlokasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 9 Juni 2015.

img_title Bekas Warga Kampung Pulo: Ahok Memiskinkan Rakyat

"Kompensasi apa? Enggak ada kompensasi, kamu itu ngedudukin tanah negara," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota DKI, Kamis, 11 Juni 2015.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, beberapa warga di kawasan yang menjadi langganan banjir setiap tahun itu sempat memprotes tindakan relokasi yang dilakukan Pemprov DKI. Mereka menuntut nilai ganti rugi sebesar 25 persen dari Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) rumah mereka. Mereka menyampaikan tuntutan itu kepada Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana.

img_title Ahok Ditantang Datang ke Rusunawa Jatinegara Barat

Ahok mengatakan, protes itu sebenarnya hanya dilakukan segelintir orang. Ia mengklaim, 90 persen warga di kawasan yang berada di wilayah Kecamatan Jatinegara itu bersedia direlokasi ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jatinegara Barat.

"Prinsip kita jelas. Rusun kita udah siap, Anda pindah, kita bongkar rumah Anda."

img_title Ciliwung Dinormalisasi, Kampung Pulo Masih Kebanjiran

(mus)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thahaja Purnama (Ahok)

Salahnya Jakarta Cuma Satu, Gubernurnya Bernama Ahok

"Jadi memang sudahlah, kadang-kadang ini salahnya Jakarta"

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut