Pengungsi Rohingya Terima 45 Ekor Sapi Kurban

Pengungsi Rohingya Terima 45 Ekor Sapi Kurban
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zulfikar Husein
VIVA.co.id - Para pengungsi Rohingya di Aceh menerima 45 ekor sapi untuk kurban Idul Adha. Sapi-sapi itu berasal dari sumbangan para donatur dari berbagai organisasi di dalam negeri maupun luar negeri.
Tokoh Rohingya Sanjung Keramahan Warga Aceh Utara

“Ada 41 ekor yang sudah masuk sumbangan dari berbagai organisasi dari dalam dan luar negeri, termasuk ada juga (sumbangan) dari mahasiswa Indonesia di Malaysia,” ujar Syuhelmaidi Syukur, Presiden Komite Nasional untuk Solidaritas Rohingya (KNSR) di Shelter Rohingya Aceh Utara, Rabu, 23 September 2015.
Kemlu: RI Harus Bangga Bersedia Tampung Imigran

Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga turut menyumbangkan hewan kurban. Total 45 ekor sapi. Tapi jumlah itu kemungkinan bertambah.
Polisi Tangkap Pembawa Kabur Rohingya

Menurut Syuhelmaidi, hewan kurban itu akan dikumpulkan di Shelter Rohingya di Blang Adoe, Aceh Utara. Namun, tidak hanya di Aceh Utara, hewan-hewan kurban itu akan didistribusikan ke Bayeun, Aceh Timur, dan Langsa yang juga menampung pengungsi Rohingya.

“Kita pusatkan di sini karena di sini lebih banyak jumlah pengungsinya. Lalu nanti hari Sabtu atau Minggu sekitar sepuluh ekor juga akan kita distribusikan ke Bayeun (Aceh Timur) dan Langsa,” ujarnya menambahkan.

Daging-daging kurban itu tak hanya akan dibagikan kepada warga pengungsi Rohingya, tetapi juga kepada warga sekitar kamp pengungsian. Tidak hanya warga sekitar Blang Adoe, namun juga masyarakat yang pernah menampung ‘manusia perahu’ itu, yakni Kuala Cangkoi dan Lhoksukon.

“Besok setelah salat Id langsung disembelih, lalu dengan menggunakan becak motor kita juga akan bagikan kita antar ke rumah-rumah warga sekitar. Tidak cuma di sini (Blang Adoe) tapi juga di lokasi dulu semua yang pernah disinggahi teman-teman (Rohingya) ini, warganya kita kasih."

(mus)
Presiden Myanmar Htin Kyaw bersama Aung San Suu Kyi

Myanmar Diminta Tak Diskriminatif Terhadap Rohingya

Caranya mengubah secara radikal kebijakan dan praktik kekerasan.

img_title
VIVA.co.id
15 April 2016