Pemerintah Ingin Tahanan Teroris Dipindah-pindah

Menkumham Yasonna H Laoly
Sumber :
  • ANTARA/Sigid Kurniawan

VIVA.co.id – Pemerintah Indonesia mengaku sedang mempersiapkan rancangan khusus agar terpidana terorisme di lembaga pemasyarakatan tidak bisa bergerak leluasa.

img_title HP Diambil, ABG di Penjaringan Juga Disetubuhi! Pelaku Diciduk di Pos RW

Salah satunya adalah dengan rencana pemindahan terpidana teroris secara berkala. "Mau pindahin sering-sering (terpidana terorisme). Jangan sempat dia di satu tempat itu terlalu lama, sebelum membangun jaringan, dipindahkan," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly di Istana Negara Jakarta, Selasa 19 Januari 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi tempatnya harus kita siapkan yang lebih baik."

img_title Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Yasonna mengakui jika selama ini ketika napi terorisme dicampur, maka akan membuka peluang aktivitas terorisme berlanjut. Karena itu muncul usulan agar para napi teroris digabung, namun demikian usulan itu tetap riskan.

"Kalau dibuat sendiri, mereka bisa berkomplot lagi," katanya.

img_title Kopilot Flydubai Serang Pilot Tujuan Israel Pernah Dilarang Terbang karena Pandangan Ekstremis

Sebab itu, kini pemerintah sedang menggagas bagaimana napi khusus terorisme agar dapat dicegah sehingga tidak menumbuhkembangkan paham teroris di lembaga pemasyarakatan.

Ilustrasi Reserse Bareskrim Polri

Polri Bongkar Pengiriman 1 Ton Ketamine di Belawan, 7 WNI dan 1 WNA Jadi Tersangka

Pengungkapan narkotika jenis ketamine seberat 1 ton di Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara, tak hanya berujung pada penyitaan barang bukti. Sebanyak delapan orang dicokok.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut