Pemekaran Daerah Diprioritaskan untuk Indonesia Timur

Ricuh Pemekaran Luwu, Massa Bentrok dengan Polisi
Sumber :
  • tvOne

VIVA.co.id – Komisi II DPR menerima banyak pengajuan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) seperti Provinsi Madura dan pemekaran Cilacap. Namun jika daerah tersebut bukan di wilayah timur Indonesia maka dianggap belum menjadi prioritas.

img_title Pemekaran Daerah Kerap Tergagas karena Kalah Pilkada

"Target kami yang diprioritaskan dimekarkan adalah daerah perbatasan di timur Indonesia itu," kata ‎anggota Komisi II, Tamanuri, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 11 Februari 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prioritas ini dilakukan atas dasar hal kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan terutama Indonesia timur yang masih memprihatinkan. Menurut Tamanuri, tujuan utama dari pemekaran daerah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah itu.

img_title Wapres: Pemda Jangan Hanya Getol Bangun Kantor

Politikus Partai NasDem ini tidak memungkiri adanya unsur politis di balik usulan pemekaran beberapa daerah. Namun kepentingan politik itu akan tersingkirkan melalui syarat dalam Undang-Undang Nomor 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur persyaratan pemekaran daerah.

Selain itu, Komisi II akan sangat selektif meloloskan pemekaran daerah. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi Kemendagri bahwa sejak pemekaran daerah dibuka pada 1999, 51 persen pemekaran daerah dicatat gagal.

img_title Hari Otda, Pemda Terbaik Diganjar Penghargaan

"Makanya sekarang kita tunggu pemerintah bersama DPR mempersiapkan desain besar penataan daerah dengan mempersiapkan dua Peraturan Pemerintah (PP) yakni PP soal Penataan Daerah dan PP Desain Besar Penataan Daerah (Desertada)," kata dia lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PP tersebut kata dia diharapkan bisa diterbitkan dalam waktu dekat.

(ren)

ILustrasi/Kemiskinan di daerah

Kalla: Anggaran Kita Naik, Tapi Laju Pembangunan Rendah

Wakil Presiden meminta agar tidak ada pemekaran daerah baru lagi.

img_title
VIVA.co.id
26 April 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut