UN, Sekolah di Depok Pilih Matikan Listrik

Ilustrasi Ujian Nasional.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhammad Solihin

VIVA.co.id - Antisipasi mati listrik saat Ujian Nasional (UN), Dinas Pendidikan Kota Depok surati PT PLN (Persero). Terkait hal ini, puluhan sekolah di kota Depok telah menyiapkan mesin genset.

          
"Ada 34 sekolah SMA dan SMK yang akan mengikuti UN secara online. Untuk mengantisipasi adanya gangguan listrik, maka sekolah tersebut telah menyiapkan genset. Seperti di SMAN 1 Depok ini, mulai besok listriknya pakai genset dulu. Kami juga sudah surati PLN," kata Kadisdik Kota Depok, Herry Pansila, usai memantau tempat penyimpanan soal UN di SMAN 1 Depok, Sabtu, 2 April 2016.
       
Tercatat ada sekitar 16.036 peserta UN di Kota Depok. Dari 166 sekolah, ada 34 SMA/SMK yang melakukan ujian secara online. Sisanya, sebanyak 132 SMA/SMK melakukan ujian dengan cara manual. 
         
Hari ini, lembar soal UN untuk kota tersebut telah berada di SMAN 1 Depok. Lembar soal UN yang nantinya akan dikirim ke 132 sekolah dengan dijaga ketat polisi. 
 
Pemadaman Listrik Nias, PLN 'Terbangkan' Genset dari Jakarta
Tempat penyimpanan soal pun dikunci rapat dengan pintu berlapis dan segel. Tak hanya itu, sekolah ini juga dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV). 
          
Nias Masih Gelap Gulita, PLN Segera Datangkan Genset 12 MW
Kedisiplinan dan kejujuran SMAN 1 Depok dalam pelaksanaan UN membuat sekolah ini masuk dalam lima besar sekolah terjujur dan terbaik di Indonesia. 
         
'Anak' Arman Depari Sudah Diperingatkan Agar Tidak Konvoi
"Insya Allah, anak-anak siap melaksanakan UN. Dan kami akan mendukungnya. Harapan saya, seluruh siswa dan siswi lulus dengan hasil yang memuaskan. Selamat berjuang, jangan lupa belajar dan berdoa," ujarnya. (one)
Pekerja memasang kawat baja sebelum pengujian tower transmisi listrik milik PLN. Foto ilustrasi

34 Proyek Pembangkit Listrik Mangkrak, Negara Merugi

Sari 34 proyek ada 12 proyek tidak bisa berlanjut.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2016