Jurnalis VIVA.co.id Juarai Frans Seda Journalism Competition

Jurnalis VIVA.co.id Menjuarai Seda Journalism Competition
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto

VIVA.co.id - Wartawan VIVA.co.id, Dwi Royanto, mendapatkan penghargaan sebagai juara pertama kategori karya jurnalistik terbaik dalam ajang Frans Seda Journalism Competition 2016. Ajang bergengsi itu adalah rangkaian pencarian nominasi Frans Seda Award yang digelar Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta.

img_title Naskah Perpres Publisher Rights Sudah di Setneg, Dewan Pers Pelototi 2 Hal Ini

Melalui tulisannya, Royanto menulis kisah Kadiyono, seorang tokoh lokal yang menginspirasi di bidang pendidikan dan kemanusiaan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Tulisan itu berjudul

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Royanto ialah jurnalis VIVA.co.id yang bertugas di Semarang, Jawa Tengah. Dia menjelaskan latar belakangnya menulis kisah Kadiyono karena melihat sang tokoh sangat yang layak diapresiasi.  

img_title MIND ID Gelar Kompetisi Karya Jurnalistik 2023

"Selain menginspirasi, ketulusan hati dan kecintaannya terhadap dunia pendidikan membuatnya rela melakoni apa saja untuk tak lelah berjuang," kata Royan saat mempresentasikan karyanya dalam Media Gathering Jurnalis di kampus Unika Atmajaya, Jakarta, kemarin.

Perjuangan Kadiyono saat dia mendirikan sekolah luar biasa (SLB) gratis untuk para siswa berkebutuhan khusus di tempat tinggalnya tidak mudah. Untuk membiayai SLB itu dia rela melakoni sebagai penambal ban setiap malam. Dia tak mendapat bayaran atau bantuan sepeser pun dari pemerintah.

img_title Hari Kebebasan Pers Dunia, Jurnalis Makin Terancam

Karya tulis kategori features itu, kata Royan, adalah bagian kecil dari kisah perjuangan Kadiyono. Harapannya, kisah kecil tokoh warga Kendal itu mampu membuka mata pemerintah untuk lebih peduli memikirkan para guru di pelosok daerah, terutama yang berjuang untuk anak berkebutuhan khusus.

"Ini adalah kritik sekaligus inspirasi bagi pemerintah dan para guru di Indonesia," ujar pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, itu. 

Terenyuh

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maria Andriana, seorang Dewan Juri Frans Seda Journalism Competition 2016, menjelaskan bahwa, tulisan jurnalis VIVA.co.id yang berjudul Kadiyono, Tukang Tamban Ban Dirikan SLB Gratis sangat sesuai tema lomba. Tokoh yang ditulis sangat menginspirasi di bidang pendidikan dan kemanusiaan.

Secara khusus, ia mengaku sangat mengapresiasi karya tulis Royanto yang mengangkat kisah inspiratif tokoh pendidikan di Kendal itu. Ia menilai, selain menggelitik, tulisan soal Kadiyono itu mampu membawa imajinasi pembaca untuk merasakan langsung sang tokoh.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut