YLKI Protes Bandara Masih Jadi Tempat Iklan Rokok

Ilustrasi dilarang merokok
Sumber :
  • Freewallpaper

VIVA.co.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengritik manajemen PT Angkasa Pura 1, karena masih memasang iklan rokok di Bandara Ahmad Yani, Semarang. Parahnya, menurut Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi, iklan rokok itu terdapat di dalam dan luar terminal bandara.

img_title Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 28 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

"Ini sangat memalukan, sebagai bandara internasional, Bandara Ahmad Yani masih bertaburan iklan rokok," ujar Tulus melalui pesan singkatnya, Sabtu 28 Mei 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, bandara sebagai public area, seharusnya menjadi area Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sebagaimana diatur dalam UU tentang Kesehatan dan PP No. 109 Tahun 2012 tentang Pengendalian Produk Tembakau sebagai Komoditas Adiktif.

img_title Rute Kuala Lumpur-Semarang AirAsia Efektif Beroperasi Hari Ini, Cek Tarifnya

"Yang disebut sebagai area KTR adalah bukan hanya area yang dilarang merokok, tetapi juga area dilarang untuk promosi dan iklan rokok," kata dia.

Untuk itu, YLKI mendesak managemen PT Angkasa Pura 1 segera mencopot iklan rokok di Bandara Ahmad Yani secepat mungkin. Selain melanggar UU tentang kesehatan dan melanggar PP 109/2012, hal itu dinilai merupakan tindakan yang memalukan, karena bandara adalah pintu gerbang Indonesia.

img_title Status Internasional pada Bandara Ahmad Yani, Anggota Komisi V DPR Herviano Mendukung

"Di seluruh dunia, iklan rokok telah dilarang. Ini kok malah dipasang di bandara," kata Tulus.

(ren)

Bandara Ahmad Yani Semarang

Bandara Ahmad Yani Buka 24 Jam Selama Soetta Tutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, beroperasi selama 24 jam sebagai upaya antisipasi pengalihan penerbangan selama Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut